Indonesia through the eyes of…

by
August 15, 2009 01:51  |  Published in Acara, Pemutaran Film  |  1 Comment

Setelah pemutaran retrospeksi Samira Makhmalbaf, selama bulan Agustus kami akan mempersembahkan film tentang Indonesia dengan latar belakang yang berbeda-beda. Film pertama dimulai dengan Tjoet Nja’Dhien oleh Eros Djarot (1986), film Indonesia pertama yang diputar di festival film Cannes. Disusul oleh Mother Dao, the Turtlelike oleh Vincent Monnikendam (1995), sebuah dokumenter rekonstruksi yang dibuat dari kumpulan arsip footage kolonial. Film ketiga? Rahasia… Datang ke pemutaran kami untuk mendapatkan info lebih lanjut. Film diputar tiap Sabtu jam 5 sore, mohon datang tepat waktu.

15 Agustus 2009

Tjoet Nja’Dhien | Eros Djarot

1986 – Color – 133 minutes – Indonesia / Indonesian

Produksi: PT Kanta Indah Film, PT Ekapraya Film (Handi Muljono, Eros Djarot). Sutradara: Eros Djarot. Skenario: Eros Djarot. Cerita: Eros Djarot. Fotografi: George Kamarullah. Artistik: Benny Benhardi. Editor: Karsono Hadi. Suara: Hartanto. Pemeran: Christine Hakim, Pitrajaya Burnama, Hendra Yanuarti, Slamet Rahardjo, Rita Zahara, Hermin Centhini, Roy H. Karyadi, Fritz G. Schadt, John Iskandar, Tuanku Djalil, Joes Terpase, Eko Handoko.

Teuku Umar (Slamet Rahardjo) memimpin rakyat Aceh dalam memerangi penjajah Belanda. Teuku Umar didampingi istrinya, Tjoet Nja Dhien (Christine Hakim)) dan putrinya, Tjoet Gambang (Hendra Yanuarti). Teuku Umar tewas tertembak oleh musuh. Tjoet Nja Dhien ganti jadi panglima perang. Setelah mengalami berbagai pertempuran dan pengkhianatan, tubuh Tjoet melemah dan akhirnya buta. Film ini ingin menegaskan bahwa kekuatan iman adalah segalanya.

Notulensi pemutaran & diskusi

22 Agustus 2009

Mother Dao, the Turtle Like | Vincent Monnikendam

1995 – Colour – 90 mins – Indonesia / Dutch with Indonesian subtitle

Original title: Moeder Dao, de schildpadgelijkende

This interesting Dutch documentary offers a look, via archival film clips, at Dutch colonialism in Indonesia during the early 20th century. These old films were made to educate people in Holland about activities in the West Indies and include shots of native religious ceremonies and daily habits, as well as propagandistic shots of the natives being “civilized” by the colonists who avoided native ways as much as possible during their stay there. The film is not narrated so as to let viewers draw their own conclusions. The soundtrack is comprised of Indonesian music and songs as well as several spoken poems. — Sandra Brennan

Notulensi pemutaran & diskusi

29 August 2009
Opera Jawa
| Garin Nugroho
2006 – Colour – 120 min.
Opera Jawa (Requiem from Java) is a 2006 Indonesian-Austrian musical film directed by Garin Nugroho that features traditional Javanese classical music and dance in a setting of opera that is inspired by the “The Abduction of Sita” episode from the Ramayana. The film was commissioned for Peter Sellars’ New Crowned Hope festival in celebration of the 250th anniversary of the birth of Wolfgang Amadeus Mozart. In addition to music by Rahayu Supanggah, the film features installation art production design by Nanang Rhamat.

2 September 2009
Jermal | Ravi Bharwani
2008 – Colour – 90 min.
Setelah kematian ibunya, Jaya (12) dikirim ke ayahnya, Johar, yang bekerja sebagai pengawas di sebuah jermal (tempat penjaringan ikan yang dibangun di atas tonggak-tonggak kayu di tengah lautan). Johar terkejut karena ia tak pernah tahu bahwa ia punya seorang anak. Ia tak mau mengakui Jaya sebagai anaknya. Namun ia tak mungkin membawa Jaya kembali ke daratan karena masa lalunya yang kelam; oleh karena itu Johar terpaksa menerima Jaya sebagai pekerja jermal.

Walaupun dihadapkan dengan penolakan ayahnya dan gangguan serta ejekan anak-anak pekerja jermal, Jaya tak mau menyerah pada nasib. Ia melepaskan harapan akan pengakuan ayahnya dan memutuskan untuk mempelajari keterampilan serta sikap yang diperlukan untuk bertahan hidup di atas jermal. Seiring berjalannya waktu, Jaya berubah menjadi seperti anak-anak jermal yang lain: survivor yang tangguh dan keras. Sementara Johar terpaksa menghadapi dan menerima masa lalunya. Akhirnya, baik Johar maupun Jaya menyadari bahwa mereka terikat oleh masa lalu, dipertemukan di ruang
sempit di mana mereka berada, serta terhubung oleh kebenaran yang tak mungkin dihindari.

Screening & discussion report

: perpustakaan kecil di Jl. Dr. Cipto 20, Surabaya, Indonesia. Lebih lanjut mengenai C2O, kunjungi http://c2o-library.net/about/ atau email segala komentar dan saran ke info@c2o-library.net
Email this author | Visit author's website | All posts by

One Response

Feed Trackback Address
  1. [...] | 1995 | Netherlands | 88m (Tulisan ini dibuat sebagai resensi sekaligus reportase pemutaran Mother Dao pada tanggal 22 Agustus 2009, sebagai bagian dari tema “Indonesia di mata…. Sehubungan dengan hari pertama puasa, pemutaran dimulai terlambat, 18.00, dan dihadiri oleh Pak [...]

Your Responses


Newsletter

Twitter

Projects

Cergamboree Postcards from Bookworms Traveler in Residence Surabaya Book Map Design It Yourself 2011

Resensi Buku »
Makassar Nol Kilometer edisi kedua, 2011
Reportase: Makassar Nol Kilometer
Anwar J. Rachman, et al., 2011 [2005]
by Kathleen Azali
Buku yang menjadi salah satu rujukan utama bagi siapapun yang ingin mengetahui mengenai budaya popul...
Resensi Film »
invitation05
Invitation
Affan Hakim, 2011
by Iman Kurniadi
Sebuah movie screening patut saya ikuti karena biasanya saya bertemu dengan para movie maker, minima...
Resensi Musik »
afternoontalk-report
Reportase: Afternoon Talk
Love Letter to Java Tour 2012
by Anitha Silvia
Sebelum pertunjukan, saya dan kawan-kawan Afternoon Talk dan Taman Nada menghasilkan Manic Street Wa...
Project »
pfbw
Postcards from Bookworms

by c2o library
[ April 14, 2012; 16:00 to 18:00. ] C2O mengundang khalayak umum untuk kembali mengirimkan kartu pos...
Acara »
ojokmutung
Ayorek Cangkruk! #2

by c2o library
[ May 19, 2012; 15:00 to 19:00. ] Sabtu 19 Mei 2012, pk. 15.00 di Sanggar Seni dan Taman Baca Stren...

Facebook

Subscribe

Archives

Event Calendar

August 2009
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31EC