<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4332">
 <titleInfo>
  <title>Environmental Leadership</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arif Budimanta; Diah Raharjo; Erna Rosdiana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Indonesia Center for Sustainable Development</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini merupakan kajian (assessment) terhadap berbagai permasalahan dalam pengelolaan SDA, terutama yang terkait dengan kepemimpinan lingkungan. Pada awal kajian dipaparkan bahwa  kegagalan berbagai kebijakan yang diambil dalam konteks pembangunan dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang kemudian berujung pada bencana lingkungan diduga terkait erat dengan tingkat kapasitas leadership pengambil kebijakan yang masih rendah serta kurang berpihak pada keberlanjutan lingkungan. Bahkan kemampuan pemimpin baik dalam memfasilitasi, memediasi, mengkomunikasikan, maupun mengkoordinasikan berbagai kepentingan, merupakan salah satu aspek penting yang menjadi penentu keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Untuk itu perlu dilakukan upaya-upaya peningkatan kapasitas environmental leadership dalam memperbaiki kondisi lingkungan yang sudah rusak.





Selanjutnya digambarkan hasil pemetaan kelembagaan terhadap berbagai lembaga yang bergerak di bidang lingkungan, meliputi training provider, lembaga user, dan lembaga donor. Hal ini terkait dengan upaya yang dilakukan oleh lembaga-lembaga tersebut dalam mengatasi permasalahan lingkungan, melalui program-program pelatihan yang mereka lakukan.





Dipaparkan juga mengenai kendala-kendala yang seringkali terjadi dalam pengembangan kapasitas environmental leadership, serta kapasitas dan pola kepemimpinan lingkungan yang diharapkan. Terkait dengan hasil assessment tersebut, maka upaya-upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi environmental leadership harus dijadikan prioritas dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dari Adi Prasetijo</note>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9799944309</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>363.7009598 BUD Env</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">4451</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive ((Auto) biography &amp; Memoir; History &amp; Geography)</sublocation>
    <shelfLocator>8000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>EnvironmentalLeadership.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4332</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>