<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="4956">
 <titleInfo>
  <title>Politik Otentik</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Sudibyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Marjin Kiri</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>�Agus Sudibyo berhasil membuka akses ke pemikiran Hannah Arendt bagi pembaca Indonesia. Sebuah sumbangan penting bagi pustaka filsafat politik dalam bahasa Indonesia.�


� Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ





�Kekuasaan dimandatk an oleh masyarakat, namun masyarakat kemudian hanya memiliki kekuasaan itu pada saat pemilihan umum. Setelah itu, kekuasaan berpindah ke tangan penguasa yang mereka pilih.�





Kekhawatiran Hannah Arendt di atas menggarisbawahi pemikirannya tentang politik yang otentik, yakni politik yang berbed a dengan praktik politik yang kita pahami dan saksikan dewasa ini. Bagi Arendt, politik bukan lah soal penguasaan. Politik harus membebaskan dan mendorong warga berekspresi secara otentik di ruang publik. Runtuhnya ruang publik


politik �baik karena infiltrasi kepentingan privat atau ekonomi�dapat membuat peradaban jatuh atau mengalami kemunduran.





Secara komprehensif buku ini membedah pemikiran politik Hannah Arendt sekaligus menyuguhkan perspektif tentang kontekstualitasnya dalam realitas politik Indonesia masa kini, ketika sentimen-sentimen privat keagamaan serta kepentingan ekonomi begitu gencar menginfiltrasi politik dan ruang publik.





�Masa depan adalah neraka apabila praktik busuk politik dewasa ini kita terima begitu saja. Buku Agus Sudibyo ini membantu kita mencegah politik semakin membusuk.�


� Dr. B. Herry-Priyono</note>
 <subject authority="">
  <topic>Political sociology</topic>
 </subject>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9789791260145</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>323.44 SUD Pol</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">5077</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (Indonesian Studies; Social Science)</sublocation>
    <shelfLocator>5000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Politik%2BOtentik.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>4956</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>