<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5205">
 <titleInfo>
  <title>Ekspedisi Kapal Borobudur Jalur Kayu Manis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusi Avianto Pareanom; Bondan Winarno; Dhian Prasetya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Banana</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalur Kayu Manis, nama yang mistis romantis. Pelayaran internasional dari Nusantara ke benua Afrika ini disebut-sebut sudah ada sejak prasejarah. Bukti paling tua, sumber tertulis India dari abad ke 3 SM yang berulang kali menyebut 'Jawa' sebagai asal rempah-rempah. Bukti lain adalah kitab Petunjuk Pelaut ke Lautan Erythrea (nama kuno Yunani untuk Samudra India) yang menyebut kapal rempah-rempah dari arah timur. Perahu yang digunakan untuk pelayaran lintas samudra ini sangat sederhana. Tak mengherankan bila pada Abad ke 1 SM, sejarawan Romawi Pliny yang tergugah oleh keberanian mereka menuliskan bahwa perahu pelaut Nusantara ini bukan digerakkan oleh layar, melainkan oleh 'semangat dan keberanian'.





Tahun 2003-2004, sekelompok awak kapal dari berbagai bangsa mencoba mengulang pelayaran legendaris ini melalui Ekspedisi Kapal Borobudur. Mereka menggunakan replika kapal yang modelnya terpahat di Candi Borobudur. Ikuti petualangan mereka yang seru, berani, menegangkan, namun tak jarang pula mengundang gelak tawa.</note>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9799998689</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>K PAR Eks</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">5330</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (History &amp; Geography; Indonesian Studies)</sublocation>
    <shelfLocator>6000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>EkspedisiKapalBorobudur.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5205</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>