<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5213">
 <titleInfo>
  <title>1000 Wajah Pram Dalam Sketsa</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pramoedya Ananta Toer</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Lentera Dipantara</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini disusun sebagai usaha kecil menggarisbawahi bagaimana nama Pramoedya Ananta Toer tak pernah habis. Banyak suara dan kesaksian yang terangkum. Ditulis dari pelbagai penjuru pandangan.





Pram selalu punya pembaca yang fanatik, pemerhati yang tekun, dan sekaligus lawan-lawan teks maupun lawan atas politik kebudayaan yang sudah dipilihnya dengan sikap yang penuh tanggung jawab.





Demikianlah posisi pengarang itu menurutnya. Selalu ada yang mendukung. Selalu ada yang memusuhi. Dan biasanya itu berlaku sama kuatnya. Tapi setiap pengarang harus menghadapi semua-mua konsekuensi itu dengan gagah berani; seorang diri tanpa serdadu. Setiap pengarang, dalam posisi itu, mestilah bertanggung jawab atas semua yang ditulisnya. Tak boleh lari. Pengarang yang lari dari tanggung jawab bukan jenis pengarang yang dimauinya--pengarang pesolek yang mencederai irasionalitas pembacanya.





Dan tanggung jawab itu telah dipikul Pram sepenuh-penuhnya. Dengan peluh dan keringatnya. Pertanggungjawaban yang dijalankan secara konsisten itu kemudian melahirkan kredibilitas. Kredibilitas itulah yang menanamkan kepercayaan pada pembacanya bahwa ia boleh diguguh, bahwa ia boleh dibaca dengan sepenuh takzim.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesian literature</topic>
 </subject>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9789793820200</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>899.2213 PRA 100</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">5338</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive ((Auto) biography &amp; Memoir; Fiction &amp; Literature)</sublocation>
    <shelfLocator>7000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>1000WajahPramDalamSketsa.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5213</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>