<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6807">
 <titleInfo>
  <title>Lingkungan Hidup dan Kapitalisme :</title>
  <subTitle>Sebuah Pengantar</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fred Magdoff</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>John Bellamy Foster</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Tangerang Selatan</placeTerm>
   <publisher>Marjin Kiri</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dewasa ini, kian banyak orang meyakini bahwa kemerosotan sistem daya dukung kehidupan di bumi tengah menuntun kita ke arah bencana. Baik aktivis lingkungan maupun bukan, makin banyak orang yang peduli akan lingkungan dan mengambil langkah-langkah kecil dalam hidup keseharian guna melindungi planet ini. Namun seiring semua itu, kerusakan lingkungan nyatanya juga semakin parah. Bagaimana men­jelaskan kontradiksi ini?&#13;
&#13;
Fred Magdoff dan John Bellamy Foster, dua orang ilmuwan dan pegiat isu ekologi, menguraikan bahwa langkah-langkah yang diambil selama ini belum mengenai inti persoalan yang sebenarnya, yakni sistem ekonomi yang kita anut, sistem yang meletakkan obsesi akan pertumbuhan dan akumulasi di inti semua aktivitasnya. Banyak orang masih meyakini bahwa kapitalisme bisa direformasi untuk menjadi “ramah lingkungan”, bahwa kapitalisme tetap akan menawarkan jalan keluar dari krisis lingkungan. Di sinilah masalah yang sebenarnya.&#13;
&#13;
Telah tiba waktunya bagi semua pihak yang peduli akan nasib bumi untuk menghadapi kenyataan: hubungan mendasar antara manusia dan bumi harus diubah. Dengan kata lain: penting untuk memutus diri dari sistem yang didasari oleh motif akumulasi kapital terus-menerus (dalam wujud pertumbuhan ekonomi tanpa akhir). Pemutusan ini merupakan kondisi yang perlu bagi terciptanya peradaban ekologi baru.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9789791260800</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>304.2 MAG Lin</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8175</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (Non Fiction)</sublocation>
    <shelfLocator>304.2 MAG Lin</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Lingkungan-Hidup-Front-600x873.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6807</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-27 16:10:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-27 16:11:54</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>