<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7384">
 <titleInfo>
  <title>Sesat Pikir:</title>
  <subTitle>Politik Hukum Agraria</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maria Rita Ruwiastuti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Insist Press</publisher>
   <dateIssued>2000</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>195 Halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kenyataan sengketa agrarian yang merebak luar biasa melibatkan masyarakat-masyarakat Adat di pedesaan-pedesaan ternyata masih mencerminkan suatu pertentangan yang merentang dalam sejarah hukum modern, yakni pertentangan antara Hukum versus Keadilan. Dalam buku kecil ini, Maria Rita Ruwiastuti, secara orisinil berhasil menunjukkan “Sesat Pikir” Politik Hukum Agraria dengan membongkar asumsi-asumsi penguasaan negara terhadap hak-hak Adat, dengan cara mengemukakan kesaksian-kesaksian, menganalisis secara kritis, mengemukakan agenda pemulihan hak-hak Adat dan Pluralisme Hukum, dan lebih jauh dari itu, mengundang adanya suatu gerakan sosial menuju terwujudnya budaya hukum yang kritis dan Politik Hukum Agraria yang lebih berkeadilan.&#13;
&#13;
Buku ini sudah lama sekali dinanti-nanti kemunculnya. Penulisnya adalah seorang yang sangat teliti dalam berpikir, sehingga ia mampu menemukan kesalahan berpikir konvensional yang dipercaya banyak orang sebagai kebenaran, yang nyatanya hanya menutupi sebuah mekanisme penindasan dan perampasan yang absah dan sistematis atas hak-hak masyarakat Adat. Pemikiran Maria sungguh revolusioner, karena mampu membukakan tabir kesesatan dan kesempitan berpikir menjadi cakrawala berpikir yang lebih jernih, terbuka, dan sesuai nurani sehingga perlu dipahami oleh setiap orang yang mendambakan keadilan dan kesejahteraan bagi peri-kehidupan masyarakat adat di seluruh nusantara dan rakyat Indonesia seluruhnya.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9799289556</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>320 RUW Ses</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8705</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>320 RUW Ses</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7384</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 13:16:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-14 13:17:56</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>