<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7409">
 <titleInfo>
  <title>Kata Tidak Sekedar Melawan:</title>
  <subTitle>Gerakan Puisi Menolak Korupsi</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sosiawan Leak</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>Beranda</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>xxii + 190 halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>dengan telanjang kita bisa menyaksikan kebrutalan berbangsa-bernegara melalui apa yang disebut dengan korupsi. Perampokan kekayaan negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, demi mengejar keuntungan pribadi dan kelompok. Bukan hanya kerugian negara saja yang ditimbulkan, melainkan juga keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi terabaikan. Seolah tidak akan diinsyafi, praktik korupsi menjadi laku keseharian pejabat dan politisi. Surat kabar harian, tanpa jeda mengabarkan korupsi yang entah telah menguras berapa triliun kekayaan negara ini. Kepengapan situasi semacam itulah yang coba didobrak oleh barisan para penyair melalui puisi-puisi mereka. Bagi mereka, penyair bisa jadi tergelincir dan terperosok pada jurang kenaifan serta dikooptasi oleh kepentingan. Karenanya, seperti yang dituliskan Sosiawan Leak dalam buku ini, kata PUISI dipilih untuk menggeser kata PENYAIR dalam menamai gerakan para penyair dalam melawan korupsi, jadilah Puisi Menolak Korupsi (PMK) dipilih sebagai namanya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786027418493</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>F LEA Kat</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8730</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>F LEA Kat</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>BK19208.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7409</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-15 14:46:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-15 14:48:01</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>