<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7414">
 <titleInfo>
  <title>Andai Aku Menteri Pendidikan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfian Bahri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Semut Api</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>116 halaman</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ANDAI AKU MENTERI PENDIDIKAN adalah kumpulan esai oleh Alfian Bahri yang mengkritisi berbagai kebijakan dan praktik dalam sistem pendidikan Indonesia. Melalui pendekatan yang tajam dan reflektif, penulis mengeksplorasi bagaimana kebijakan pendidikan seperti contoh Merdeka Belajar, meskipun memiliki niat baik, sering kali hanya menjadi ajang pencitraan bagi pejabat pendidikan tanpa memberikan dampak nyata di lapangan. Esai ini juga menyoroti masalah-masalah mendasar dalam dunia pendidikan, seperti ketimpangan akses, kualitas guru, dan pengelolaan sekolah yang belum terselesaikan meskipun berbagai reformasi telah dilakukan. Penulis memperingatkan bahwa upaya reformasi pendidikan seringkali hanya berupa kosmetik tanpa mengatasi akar permasalahan, memperburuk ketimpangan dan kualitas pendidikan di Indonesia.&#13;
&#13;
ㅤㅤ &#13;
&#13;
Buku ini juga menyoroti fenomena sosial yang berkembang di dunia pendidikan, seperti munculnya guru konten kreator dan tantangan yang dihadapi Generasi Z di era digital. Penulis mengkritisi bagaimana kapitalisme digital dan promosi media sosial mempengaruhi integritas pendidikan, serta mengajak pembaca untuk mempertimbangkan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan. Dengan gaya penulisan yang reflektif dan berani, buku ini mengajak kita untuk berpikir lebih kritis mengenai arah kebijakan pendidikan di Indonesia dan bagaimana memperbaikinya untuk masa depan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786238947324</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>370 BAH And</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8735</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>370 BAH And</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>id-11134207-7rasg-m1xkyvlxr76mf8.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7414</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-03-15 15:14:12</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-03-15 15:15:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>