<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7590">
 <titleInfo>
  <title>Project X:</title>
  <subTitle>Pertaruhan Pada Sebuah Kamera Digital</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kelompok Produser Project-X NHK</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hidehisa Masaki</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Tetsumi Moriya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Elex Media Komputindo</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>207 p</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&quot;Kemajuan teknologi memacu perusahaan-perusahaan elektronik untuk berlomba-lomba menciptakan suatu produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Kamera pun menjadi objek pengembangan oleh para insinyur untuk menciptakan kamera digital, kamera yang tidak membutuhkan klise ataupun cuci foto dan lebih mudah digunakan karena gambar yang gagal bisa langsung dihapus. Perusahaan Jepang, Casio, yang mulanya fokus pada pengembangan dan produksi kalkulator mulai melirik pasar kamera. Dengan semangat dan tekad dari seorang pegawai muda bernama Hiroyuki Suetaka, terbentuklah K-Project, tim pengembangan kamera digital yang anggotanya terdiri dari para pegawai muda. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan Suetaka bersama timnya tidak berjalan mulus. Beberapa kegagalan bukan malah membuat semangat mereka surut, tapi justru membuat mereka terus berusaha memperbaiki dan mengembangkan kamera ciptaannya. Usaha yang mereka lakukan tidak sia-sia, karena pada akhir tahun 1994 terciptalah sebuah kamera digital yang dinamai QV-10 yang mulai dipasarkan pada awal tahun 1995. Kamera ini berhasil menyita perhatian masyarakat dan mendapatkan beberapa penghargaan.&quot;</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9789792791129</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>K PRO Per</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8919</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>K PRO Per</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>camera.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7590</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 19:29:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 19:30:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>