<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7598">
 <titleInfo>
  <title>Sisi Gelap Perang Asia</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aiko Kurasawa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penerbit Buku Kompas</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>236p</extent>
 </physicalDescription>
 <note>g Asia&#13;
Rp69.000&#13;
&#13;
Buku ini melukiskan cerita orang kecil yang nasibnya dipermainkan oleh perang. Secara khusus, problem yang diangkat adalah kasus orang Indonesia yang terlantar di luar negeri akibat perang. Misalnya, mahasiswa yang terlantar di Jepang karena pecah perang dan terpaksa tinggal di sana sampai kemerdekaan RI diakui penuh oleh dunia internasional; anak-anak hasil kawin campur perempuan Indonesia dan laki-laki Jepang yang tidak diizinkan tinggal di Indonesia karena dianggap berkewarganegaraan Jepang; perempuan Indonesia yang menikah dengan prajurit Jepang, dibawa ke Jepang, dan mengalami berbagai kesulitan—termasuk perceraian; serta romusha yang dibawa keluar Jawa dan ditinggalkan di tempat kerja. Mereka berjuang mati-matian agar dapat kembali ke Tanah Air. Mereka boleh dikatakan “korban perang”. Meskipun tidak terancam dan kehilangan nyawa atau mengalami penyitaan kekayaan, mereka ditinggalkan dan terlantar di tempat yang tidak mestinya. Perjalanan hidup mereka diganggu dan hatinya tercabik-cabik. Perang bukan hanya menimbulkan kekejaman fisik, kerugian jiwa, dan harta secara keseluruhan, tetapi juga ada berbagai cerita kesulitan, kerepotan, dan kesedihan yang dialami secara individu. Penulis ingin menyampaikan kepada pembaca bagaimana caranya orang kecil yang kehidupannya diganggu ini akhirnya berhasil mencari solusi dan mendapatkan kembali keselamatan atau kebahagiaannya untuk memulai kehidupan baru di zaman pascaperang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786232410091</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>950 KUR Sis</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8927</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>950 KUR Sis</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>COVER-DEPAN-SISI-GELAP-PERANG-ASIA-PhotoRoom-600x600.png.png</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7598</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 20:27:25</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 20:28:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>