<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7887">
 <titleInfo>
  <title>Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran:</title>
  <subTitle>Sejak Nusantara Sampai Indonesia</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Iwan Santosa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kompas</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>234p</extent>
 </physicalDescription>
 <note>“Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara.” (Pasal 30 Ayat 1 UUD 1945)&#13;
Mengungkap fakta sejarah yang tak banyak diketahui. Keterlibatan warga Tionghoa dalam berbagai aktivitas kemiliteran di Nusantara ternyata telah berlangsung lebih dari satu milenium. Patriot-patriot berkulit kuning telah ikut berjuang bersama kaum pribumi sejak zaman pra-kolonial, kolonial, Perang Kemerdekaan RI (1945-1949), masa Konfrontasi Ganyang Malaysia (1963-1966), sampai masa Operasi Seroja Timtim (1976). Banyak di antaranya kemudian dilupakan, namun ada juga yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan dari Sabang sampai Merauke.&#13;
Prajurit dan panglima Tionghoa—Totok maupun Peranakan—antara lain pernah ikut ambil bagian dalam aksi penyerbuan armada laut Jepara ke Malaka (abad ke-16); “Geger Pacinan” atau perang Jawa-Tionghoa melawan VOC-Belanda (abad ke-18); dan Perang Kongsi di Kalimantan Barat (abad ke-19).Tahukah Anda bahwa dalam sejarah kemiliteran Indonesia pernah ada: laskar “Pem-brontak Tiong Hoa” serta “Laskar Pemuda Tionghoa” yang mendukung Proklamasi 1945; tokoh John Lie, pahlawan Angkatan Laut yang menjadi Pahlawan Nasional (2009); dan para perwira Tionghoa alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dari matra darat, laut, dan udara?&#13;
Buku ini berupaya memperbaiki ingatan kebangsaan tentang peran masyarakat Tionghoa sebagai salah satu elemen bangsa Indonesia modern yang bersatu, berdaulat, dan setara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9789797098711</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>305.89510598 SAN Tio</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">9191</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>305.89510598 SAN Tio</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>tionghoa.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7887</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 16:38:13</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 16:43:46</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>