<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6205">
<titleInfo>
<title>Bambang D. H. :</title>
<subTitle>Mengubah Surabaya</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ridho Saiful Ashadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Indonesia Berdikari</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Book - Photocopy</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Menjadi Bambang D.H pada periode 199-2002 Sungguh tak mudah. Mendapat tekanan dari partai sendiri , di jauhi wakil kotanya sendiri, mendapat serangan dari DPRD-nya sendiri, dan di tentang birokrasinya sendiri. Situasinya menjadi salah satu cobaan paling sulit yang pernah diterima oleh politisi Indonesia manapun.
Sekda yang membangkang , kultur birokrasi yang lamban dan ogah-ogahan, tata kota yang rusak berat, sampah yang tercecer di mana-mana, banjir yang sampai menelan korban jiwa, aparat pemerintahan yang bahkan sampai disebut ” Kumpulan Maling Surabaya” . Kumpulan hal ini menjadikan Surabaya sebagai salah satu tantangan paling berat bagi wali kota manapun di Indonesia.
Tapi, Bambang D.H membuktikan telah mampu melewati salah satu ujian politik dan reformasi birokrasi paling berat di Indonesia. Padahal, awalnya Bambang D.H sempat diragukan.Bertampang jalanan, track record yang hanya menjadi aktivis reformasi 98 bawah tanah, karir PNS hanya sebagai dosen dan guru matematika, serta tidak berlatar belakang birokrasi.
Bambang D. H memilih kerja, dan tujuh setengah tahun kemudian hasilnya terlihat. Surabaya berubah wajah. Beberpa kali mendapat penghargaan layanan publik, meraih kembali Adipura, mempunyai banyak kampung dengan pengelolaan sampah luar biasa, banjir yang sudah bisa ditekan, dan tahun ini akan mempunyai salah satu sistem pengolahan sampah yang tercanggih di Dunia. Mantan Aktivis jalanan dengan tongkrongan tak meyakinkan itu kini menjadi salah satu pemimpin paling sukses di Indonesia. Dan mencatatkan dirinya dalam sejarah Surabaya sebagai salah satu Wali Kota Terhebatnya</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn">9786029929270</identifier><location>
<physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
<shelfLocator>959.8231 ASH Bam</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">7411</numerationAndChronology>
<sublocation>C2O library & collabtive (Non Fiction)</sublocation>
<shelfLocator>959.8231 ASH Bam</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>bambang-dh.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>6205</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-06-12 16:48:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-12 16:51:05</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>