<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="7963">
<titleInfo>
<title>We Do Not Part</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Han Kang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Tangerang Selatan</placeTerm></place>
<publisher>Penerbit BACA</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Book - Paperback</form>
<extent>353p</extent>
</physicalDescription>
<note>Novel Han Kang yang paling menggugah, We Do Not Part bercerita tentang persahabatan antara dua wanita sekaligus menguak babak tersembunyi dalam sejarah Korea.

Suatu pagi pada musim dingin, Kyeongha menerima pesan mendesak dari temannya—Inseon, untuk mengunjunginya di sebuah rumah sakit di Seoul. Inseon terluka dalam sebuah kecelakaan, dan memohon kepada Kyeongha untuk kembali ke Pulau Jeju, tempat tinggalnya, untuk menyelamatkan hewan kesayangannya—seekor burung putih bernama Ahma.

Badai salju menghantam pulau tersebut saat Kyeongha tiba. Dia harus mencapai rumah Inseon dengan cara apa pun, tetapi angin dingin dan badai salju memperlambatnya begitu malam tiba. Dia bertanya-tanya apakah dia akan tiba tepat waktu untuk menyelamatkan hewan tersebut atau bahkan mampu bertahan dari hawa dingin yang menyelimuti tiap langkahnya. Tersesat dalam badai salju, jalan berliku-liku penuh kegelapan telah menunggunya tanpa terduga.

Mengaburkan batas antara mimpi dan kenyataan, We Do Not Part dengan kuat menerangi babak yang terlupakan dalam sejarah Korea. Terkubur selama beberapa dekade dan membawa suara-suara yang hilang pada masa lalu demi menyelamatkannya agar tak terlupakan. Novel ini merupakan kisah cinta mendalam dalam menghadapi kekerasan yang tak mampu dikatakan dan sebuah perayaan kehidupan, betapa pun rapuhnya.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn">9786238371501</identifier><location>
<physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
<shelfLocator>F KAN Wed</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">9265</numerationAndChronology>
<sublocation>C2O library & collabtive</sublocation>
<shelfLocator>F KAN Wed</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>7963</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-02 16:14:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-02 16:18:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>