<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3319">
 <titleInfo>
  <title>Tanah Air Bahasa</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taufik Rahzen</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Indonesia Buku</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>456</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jejak pers Indonesia adalah jalan dan usaha merumahkan bahasa terus-menerus dan sekaligus mengikat kesatuan tanah dan air untuk memelihara kesadaran berbangsa. Jalan ini sudah dan akan melahirkan ribuan koran dan sederet tokoh-tokohnya. Keseluruhan bilangan ekspresi itu mencoba menyumbang dengan cara dan pandangannya sendiri untuk kokohnya sebuah rumah bahasa. Dalam serangkaian penelitian terhadap seratus tokoh pers Indonesia kita bisa melihat sekaligus merefleksikan gambaran bagaimana aksentuasi itu terjadi.


Seratus tokoh yang terhimpun dalam buku ini menunjuk pada semangat jalan pers kita dan upaya para sais yang bekerja sepenuh jiwa di dalamnya dalam mengartikulasikan dan memberi sumbangan kepada bahasa Indonesia dan tanah air dalam upaya membangun citra untuk apa dan dalam posisi apa nasionalisme dibangun dari kurun ke kurun.


Ini adalah rekam jejak upaya-upaya manusia Indonesia, dalam hal ini mereka yang berada di jalur pers dan jurnalisme. Mereka ingin memberi citra, menaklukan, sekaligus memberi penghuni pada bahasa Indonesia. Pada akhirnya seluruh pergumulan itu diterima, diberi tempat sekaligus mengidentifikasi diri dalam ruang kebahasaan kita.</note>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9791509381</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>070.92 RAH Tan</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">3415</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (Films &amp; Video)</sublocation>
    <shelfLocator>5000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>TanahAirBahasa.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3319</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>