<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3828">
 <titleInfo>
  <title>Sepasang Remaja Lesbian Di Persimpangan Jalan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wen, Ernest J.K</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher>Suara Earnest</publisher>
   <dateIssued>2004</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>341</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sepasang Remaja Lesbian di Persimpangan Jalan mengungkap kisah percintaan insan manusia yang sangat mengharukan. Kisah cinta yang biasa menghiasi perjalanan hidup kaum remaja, tetapi menjadi istimewa karena insan-insan yang saling mencinta itu justru sesama perempuan. Novel ini juga mencoba mengangkat pertentangan batin yang sering dihadapi kelompok lesbian antara menerima keadaan dirinya atau menyerah kepada tuntutan keluarga, dan bahkan tuntutan masyarakat  yang menganggap hanya pria dan wanita saja yang pantas untuk hidup bersandingan.








&lt;strong&gt;Kutipan buku&lt;/strong&gt;





Apakah wajah itu masih sama? Apakah senyummu masih sehangat dan selembut ketika kau menciumku pertama kali di dalam gudang sekolah empat tahun tahun yang lalu? Kau ingin bertemu diriku dan aku begitu merindukanmu. Aku telah lari dari keinginan terbesarku. Entah berapa kali aku duduk memandang rumahmu ketika kau jauh di seberang lautan. Ketika kau tinggal sejangkau tanganku, mengapa aku menjadi pengecut? Seperti keong aku bersembunyi dalam cangkangku yang dingin! Uh...! Anggie.





          Ika berperang dengan dirinya sendiri. Tidak berani melangkah dari alam kenangan yang telah didiaminya selama ini ke alam nyata yang kini menantinya. Ika takut melihat keluar jendela hatinya. Takut menemukan kenyataan yang pahit...</note>
 <note type="statement of responsibility">Di balik buku





Mengapa saya mengangkat tema lesbian?





Ketika on air di radio Kosmonita, Surabaya, ada yang bertanya mengapa saya mengangkat tema begituan? Apa nggak mikirin segi komersialnya, </note>
 <classification>Indonesia</classification>
 <identifier type="isbn">9799877601</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>F WEN Sep</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">3939</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (Fiction &amp; Literature)</sublocation>
    <shelfLocator>4000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>SepasangRemajaLesbian_f.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3828</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-01-02 09:50:52</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>