<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6037">
 <titleInfo>
  <title>Komunitas Cina dan Perkembangan Kota Surabaya:</title>
  <subTitle>Abad XVIII Sampai Pertengahan Abad XX)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Handinoto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>Ombak</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan komunitas Cina di Surbayaa dari abad XVIII sampai pertengahan abad XX. Secara garis besar ada tiga periode gelombang imigrasi masyarakat Cina di Surabaya. Gelombang pertama adalah komunitas dari abad XIII/XV hingga abad SVII. Tercatat dalam sejarah bahwa orang Cina sudah datang ke Surabaya pada tahun 1293, melalui ekspedisi yang dikirim oleh Kublai Khan, sampai adanya kunjungan Ma Huan (1433), antara lain ke Tuban, Gresik, dan Surabaya yang menyimpulkan bahwa hampir semua penduduk Cina di sana waktu itu beragama Islam. Tidak banyak peninggalan masyarakat Cina Surabaya pada abad-abad tersebut sehingga diperkirakan mereka ini terserap ke dalam masyarakat Pribumi setempat. Gelombang kedua mulaid ari abda SVIII sampai akhir abad XIX. Pada gelombang kedua ini telah terjadi proses peranakanisasi pada masyarakat Cina di Surabaya, dengan munculnya perkawinan campur dan dinasti pedagang kaya dari keluarga Han, Tjoa, dan The. Gelombang ketiga mulai dari awal abad XX sampai tahun 1940an. Pada gelombang ketiga terjadi proses resinisasi pada masyarakat Cina di Surabaya. Imigrasi gelombang pertama tidak terjadi secara besar-besaran seperti dua gelombang terakhir. &#13;
&#13;
Buku ini bermaksud untuk mengisi kekosongan tentang sejarah permukiman Cina di Surabaya yang masih sangat sedikit sekali. Semoga bermanfaat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <geographic>Surabaya</geographic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Chinese Indonesian</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786022582991</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.8231 HAN Kom</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">6998/A</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (Surabaya)</sublocation>
    <shelfLocator>10000</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Komunitas_Cina_dan_Perkembangan_Kota_Surabaya-320x500.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6037</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-10-29 14:24:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-10-29 14:29:19</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>