<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="6671">
 <titleInfo>
  <title>Pengalaman dan Kesaksian Sejak Proklamasi Sampai Orde Baru</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Julius Pour</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Grasindo</publisher>
   <dateIssued>1995</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sejarah umat manusia seolah-olah punya siklus yang misterius. Datangnya pasti. Namun waktunya sulit diduga.&#13;
&#13;
Sedemikian pentingnya sejarah, Bung Karno pernah menyerukan, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Penegasan ini disampaikan dalam salah satu pidato berjudul &quot;Jas Merah&quot; (Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah).&#13;
&#13;
Sebagai sebuah bangsa besar, tentu kita tak pernah -dan tidak boleh pernah- melupakan sejarah kita sendiri. Baik sejarah yang diperankan tokoh tertentu maupun sejarah bersama-sama sebagai suatu nasion.&#13;
&#13;
Pengalaman dan Kesaksian Sejak Proklamasi Sampai Orde Baru adalah salah satu catatan sejarah bangsa. Seperti judulnya, buku ini menampilkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang, berbagai profesi, serta berbagai generasi yang mencakup rentang waktu 50 tahun.&#13;
&#13;
Pilihan tokoh semata-mata didasarkan pada 'pengalaman dan kesaksian' mereka yang pernah diwawancarai Julius Pour -wartawan senior Kompas dan penulis sejumlah buku biografi- yang kemudian dimuat di Harian Kompas. Disertakan pula tambahan keterangan, agar pembaca memperoleh kejelasan.&#13;
&#13;
Setiap pengalaman merupakan guru terbaik. Karena itu, siapa pun tentu dapat memetik manfaat dari buku ini sebagai cermin di dalam berpikir maupun bertindak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9795536737</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.804 POU Pen</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8037</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive (History &amp; Geography - Indonesia)</sublocation>
    <shelfLocator>959.804 POU Pen</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>PengalamanKesaksianJuliusPour.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>6671</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-02-12 20:35:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-12 20:40:26</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>