<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7094">
 <titleInfo>
  <title>Revolusi, Diplomasi, Diaspora:</title>
  <subTitle>Indonesia, Tiongkok, dan Etnik Tionghoa, 1945 - 1967</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Taomo Zhou</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Penerbit Buku Kompas</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesian</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Book - Paperback</form>
  <extent>xxxiv + 526 hlm; 14x21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Buku yang berjudul Revolusi, Diplomasi, Diaspora: Indonesia Tiongkok Dan Etnik Tionghoa 1945-1967 ini merupakan buku yang ditulis oleh Taomo Zhou. Buku ini rilis pada Maret tahun 2021 dan diterbitkan oleh Kompas.&#13;
Suatu hari pada Juni 1955 di Pelabuhan Tanjung Priok, Liang, 24 tahun, akan segera meninggalkan tanah air de facto-nya, tempat dia dilahirkan dan tumbuh menjadi dewasa. Ia akan pergi menuju tanah air de jure yang selalu diimpikannya sejak masa anak-anak. Lima puluh tahun kemudian, pada suatu sore di pertengahan musim panas di Beijing, Liang yang sekarang menjadi guru besar emeritus Studi Internasional, Universitas Peking menceritakan kembali peristiwa itu dengan mata berkaca-kaca. Saat yang menentukan jalan hidupnya itu masih segar dalam ingatannya seolah baru terjadi kemarin.&#13;
Buku ini memperlihatkan tidak hanya perjalanan etnis Tionghoa di Indonesia, tetapi juga perjalanan hubungan antara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Republik Indonesia dalam kurun waktu yang dipenuhi dengan gejolak (1945-1967). Penelitian ini bersumber dari arsip Kementrian Luar Negeri RRT yang sempat dibuka untuk para sejarawan/peneliti diplomasi.&#13;
Etnis Tionghoa menghadapi kesulitan untuk melebur dalam konsep baru kewarganegaraan yang tidak mempertimbangkan faktor ras. Di masa Orde Lama, ketika etnis Tionghoa di Indonesia mengalami penderitaan karena pertentangan internal dan diskriminasi, pemerintah RRT dan Indonesia justru tengah menikmati hubungan persahabatan yang menakjubkan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn">9786024128463</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>C2O library Online catalog (BETA)</physicalLocation>
  <shelfLocator>959.8305 ZHO Rev</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">8459</numerationAndChronology>
    <sublocation>C2O library &amp; collabtive</sublocation>
    <shelfLocator>959.8305 ZHO Rev</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7094</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-05-31 15:37:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-05-31 15:38:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>