A brightly coloured illustration which can be viewed in any direction. It has several scenes within it: miners digging in front of a huge mountain representing mineral resources, a hand holding a lump of coal or carbon, hands manipulating stock charts and error messages, as well as some women performing tasks on computers.

☕🦾 NgopiTech: AI & {RUU} Ketenagakaerjaan

Akal Imitasi (AI) dikatakan dapat meningkatkan produktivitas dan memudahkan kerja maupun kehidupan dan kerja kita, agar kita punya makin banyak waktu: waktu untuk hidup, berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi, geeking dan larut dalam buku, bermain musik, dan lain sebagainya.

Kenyataannya? Adopsi AI, terutama semenjak generatif AI meledak dengan ChatGPT di tahun 2022, nyatanya banyak menimbulkan derita pekerja. Tak jarang, kita malah harus menghabiskan lebih banyak waktu memoles dan mengkoreksi output ChatGPT / Claude / Gemini, dsb. Belum lagi, hasil polesan, koreksi, dan output kerja kita tersebut kemudian digunakan sebagai bahan training data perusahaan-perusahaan raksasa seperti OpenAI, Anthropic, Google, dsb. Kasus-kasus PHK akibat AI makin banyak terjadi, dengan berbagai siasat komunikasi untuk menghindari pengakuan dampak AI pada pekerja, apalagi kompensasi layak.

Bagaimana kita dapat bersama memastikan penggunaan AI meningkatkan kesejahteraan pekerja, tidak semata menguntungkan segelintir perusahaan dan malah makin membuntungkan pekerja-pekerja di baliknya? Dua tahun lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemerintah wajib menyusun UU Ketenagakerjaan yang baru, yang lebih sesuai ketika teknologi internet, digital, dan akal imitasi (AI) semakin berdampak pada ketenagakerjaan.

Ini adalah peluang yang perlu kita manfaatkan untuk memperkuat perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. SINDIKASI sendiri telah meluncurkan kertas posisi yang memuat berbagai rekomendasi untuk penyusunan UU Ketenagakerjaan baru.

Yuk, kita bahas lebih lanjut sembari ☕🦾 NgopiTech AI & {(R)UU} Ketenagakerjaan, bersama:

  • Pembicara: Dr. Hizkia Yosias Polimpung Peneliti, Monash University Malaysia, Pimred Jurnal IndoProgress, dan Deputi Bidang Ideologi Partai Buruh
  • Pemantik: kathleen azali, Koordinator Divisi Penelitian & Pendidikan SINDIKASI Jatim
  • Moderator: Rangga Ilyasa, Sekretaris Wilayah, SINDIKASI Jatim

yang akan dilangsungkan pada:

  • Hari & tanggal: Sabtu, 25 Juli 2026
  • Waktu: 15.30-17.30 WIB
  • Lokasi: C2O Library & Collabtive (rumah pagar hitam seberang Kayanna Restaurant, lihat peta & panduan lokasi di sini)
  • Kontribusi: Rp15.000 untuk umum, gratis untuk anggota C2O &/ SINDIKASI.

Kredit ilustrasi: Clarote & AI4Media / https://betterimagesofai.org / https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/