Georgius Everhardus Rumphius menghabiskan lebih dari setengah abad mencintai alam Nusantara. Ia meninggalkan keluarga, kampunghalamannya Jerman, dan Benua Eropa sehari setelah Natal pada1652. Ia tak pernah melihat lagi benua tersebut, negeri asalnya,ataupun kerabatnya. Tak disangka, hijrahnya ke benua maritim ini justru terasa bagai pulang ke rumah. Dijumpainya kemegahan dankeajaiban alam, mula…