Pilar utama ideologi neolib adalah, bahwa aparatus negara seharusnya tidak ikut berperan dalam kegiatan-kegiatan pokok ekonomi nasional maupun internasional. kita diajak kembali ke gagasan ortodoks yang bercokol sebelum depresi era 1930-an, yang dianjurkan oleh Adam Smith dan Dipopulerkan oleh Jean-Baptiste Say. Gagasan ini dikenal sebagai \\\'neoliberalisme\\\'. Para penyokongnya mau menurunka…
Dominasi Maskulin adalah sebuah analisis etnografi terhadap pembagian kerja berbasis gender yang berlaku dalam masyarakat Kabilia yang merepresentasikan tradisi budaya Mediterania. Dalam buku ini, Pierre Bourdieu menawarkan instrumen untuk mengungkap struktur simbolik dari pemahaman bawah sadar androsentris yang bersemayam di alam pikiran kaum laki-laki maupun perempuan di masyarakat kita. Bour…
Perjuangan sosialis ilmiah demi peradaban baru secara terus-menerus mengatasi persoalan kata-kata dan makna mereka. Senjata perjuangannya ialah gagasan-gagasan, program-program politik, yang disebarkan kepada khalayak umum secara melalui kata-kata lisan atau tulisan. Analisis kata-kata yang signifikan bukanlah perkara filologi, melainkan perkara politik, yaitu kelas.\\r\\n\\r\\nPilihlah sekelom…
Buku ini, Yang pusat dan yang lokal: antara dominasi, resistensi, dan akomodasi politik di tingkat lokal, mewakili sebuah usaha untuk menyajikan sebuah informasi yang berkenaan dengan relasi negara pusat dan negara lokal.\\r\\nKajian-kajian yang ada dalam buku ini paling tidak mencoba mengangkat ketegangan yang ditandai dengan adanya proses dominasi, resistensi, dan akomodasi bahkan mungkin kom…
Manifesto Kebudayaan Kaum Marxis adalah karya tulis dan gagasan dari D.N. Aidit, yang membahas pandangan kebudayaan dari sudut pandang Marxisme di Indonesia pada era 1960-an
Buku ini menghimpun hasil kajian akademis baru sarjana Indonesia dan bukan-Indonesia tentang riwayat kebudayaan Indonesia 1950-1965. Dalam satu setengah dasawarsa awal bangsa Indonesia, hubungan dengan dunia luas dan kesadaran kebangsaan diperjuangkan dengan gencar penuh gairah di gelanggang budaya.\\r\\nIndonesia memanfaatkan jejaring kebudayaan kala itu, termasuk Perang Dingin, untuk menyatak…
Women for Afghan Women (WAW), a group comprised of both Afghan and non-Afghan women which was formed in April 2001 by Sunita Mehta and Fahima Danishgar, is committed to the struggle for Afghan women\\\'s human rights. This collection traces the history of women\\\'s rights and roles in Afghanistan since the 1970s, examines the current human rights crisis and suggests realistic solutions for pos…
Menurut Purcell, ideologi dan praktik fasisme yang dipelopori oleh Benito Mussolini di Italia dan Adolf Hitler di Jerman, keduanya muncul disebabkan oleh dua hal yakni nasionalisme dan kemiskinan. Italia dan Jerman adalah dua negara yang pernah dipermalukan dan dihina oleh negara lain. Di samping korban perang yang menewaskan jutaan orang, harta benda tak terbilang dan menyisakan penduduk luka-…
Warung Pelan-Pelan (WPP) bukan sekadar tempat makan. Ia adalah limasan tua yang didaur, dirawat, dan dihidupkan kembali secara kolektif dan gotong royong, yang mana arsiteknya turut melakukan kerja-kerja perawatan domestik.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nMeruang Pelan-Pelan mencatat perjalanan menghidupkan WPP. Dari mengenal konteks sosial-budaya kampung, mendaur ruang dan material, hingga mengelola warung…
Seiring berlangsungnya globalisasi, teori imperialisme telah dianggap kadaluarsa atau tidak lagi mampu untuk menjelaskan ekonomi dunia. Pandangan itu berdasar pada perkembangan ekonomi secara global yang tidak hanya berlangsung di Amerika Serikat dan Eropa, tetapi juga Belahan Bumi Selatan sehingga diklaim telah melahirkan kesetaraan ekonomi antar-negara. Benarkah teori imperialisme sudah tidak…
Deskripsi\\r\\n“Buku ini memberikan analisis mendalam tentang kapitalisme platform, mengungkap realitas kompleks di balik narasi inovasi teknologi yang selama ini diagung-agungkan. Buku ini menunjukkan bagaimana rezim kerja berbasis platform mereproduksi ketidaksetaraan struktural yang mendalam, khususnya di Bumi Selatan, melalui praktik super-eksploitasi dan kontrol algoritmik.”\\r\\n— V…
Dalam Perampokan Alam, John Bellamy Foster dan Brett Clark menggali akar ekologis dari krisis kapitalisme dengan menelusuri bagaimana sistem ini secara sistematis merampas kekayaan alam dan tenaga manusia demi akumulasi keuntungan. Dengan menghidupkan kembali konsep “keretakan metabolik” dari Karl Marx, buku ini menunjukkan bahwa eksploitasi terhadap lingkungan tidak bisa dipisahkan dari ek…
Mengapa pemerkosaan dan kekerasan sek sual terhadap perempuan masih begitu umum terjadi, bahkan di masyarakat yang mengaku modern dan beradab? Mengapa pula dalam berbagai ruang kehidupan, tubuh perempuan terus dikontrol, dinilai, dan dieksploitasi? Baik secara fisik maupun simbolik? Buku “Kapitalisme dan Akar Kekerasan Seksual” ini mengajak kita memahami bahwa marginalisasi dan kekerasan se…
Di tengah krisis ekologi, ketimpangan sosial, dan semakin menyempitnya ruang hidup bersama, muncul pertanyaan mendasar: mengapa tanah, air, hutan, dan sumber-sumber kehidupan yang dahulu dikelola secara komunal kini semakin dikuasai oleh segelintir pihak? Privatisasi sumber daya alam, perampasan tanah, dan degradasi lingkungan sering dipandang sebagai fenomena kontemporer, padahal akarnya terta…
Buku ini mengungkap dunia gelap industri penipuan daring di Asia Tenggara—dari Kamboja, Filipina, Myanmar, hingga Laos—yang beroperasi dengan modus perbudakan modern. Ribuan orang dijebak melalui iklan kerja palsu, diperdagangkan, dan dipaksa menjadi pelaku penipuan online berskala industri. Dengan riset mendalam, kesaksian penyintas, serta analisis tajam, Scam menunjukkan bagaimana kapital…
A probing investigation of Southeast Asia’s online scam industry – told through the voices of survivors\\r\\n\\r\\nRunning the gamut from the infamous ‘pig butchering’ romance con to sophisticated online extortion and investment fraud, Southeast Asia has emerged as the global hub for cybercrime. Based on years of field research, Scam takes an in-depth look at the history and inner dynam…
An unsparing analysis of class power and computerisation, Cyber-Proletariat shows us the dark-side of the information revolution. From Coltan mines in the Congo; electronics factories in China and devastated neighbourhoods in Detroit, this book reveals how technology facilitates growing polarisation between wealthy elites and precarious workers.\r\n\r\nNick Dyer-Witheford reveals the class domi…
Sejarawan Kate McGregor melacak perjalanan aktivisme kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia dengan berfokus pada para perempuan yang dipaksa menjadi “wanita penghibur” pada zaman Jepang 1940-an. Ketika aktivisme transnasional mengenai kasus ini membuahkan gerakan-gerakan dan tuntutan besar di Korea Selatan, Filipina, dan Jepang sendiri, hal yang sama belum dialami para penyintas di Indo…
Slow Technology Reader gathers contributions from diverse disciplinary fields and knowledge traditions to consider technology through a ‘Slow’ lens. By turns artistic, speculative, and academic the contents here probe alternative potentials for the digital entities proliferating in our midst, by invoking variable pacings and temporalities of engagement; reflecting through tools and techniqu…
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan “aksi liar" dan "tindakan ugal-ugalan", berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil. Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejara…
Buku ini mengkaji Gagasan "Pragmatisme dan Utopia" yang merujuk pada dialektika dalam nasionalisme ekonomi Indonesia, di mana cita-cita kemakmuran yang idealis (utopia) sering kali harus berkompromi dengan tuntutan kebutuhan pasar global (pragmatisme) Secara historis, corak ini tercermin dalam tarikan napas antara keinginan membangun kemandirian ekonomi—seperti amanat Pasal 33 UUD 1945—dan…
Buku ini menyoroti ketegangan antara retorika multikulturalisme dan realitas diskriminatif yang dialami kelompok minoritas, menantang hegemoni kelompok mayoritas serta kebijakan negara yang kerap mengabaikan hak-hak dasar keberagaman di Indonesia.
Buku karya Shirley Lie, Pembebasan Tubuh Perempuan: Gugatan Etis Simone De Beauvoir Terhadap Budaya Patriarki, mengulas tubuh perempuan yang tidak lagi menjadi objek pasif atau alat reproduksi. Budaya patriarki mengkonstruksi tubuh perempuan sebagai "yang Liyan" (The Other), yang dibatasi dan dieksploitasi, sehingga menghambat kebebasan dan kapasitas perempuan untuk mentransendensi diri
Dalam buku "Feminis Laki-laki: Solusi atau Persoalan?", sosiolog Nur Iman Subono menyoroti dilema pelibatan pria dalam gerakan perempuan. Laki-laki pro-feminis dapat menjadi solusi sebagai sekutu penting dalam membongkar patriarki, namun juga berpotensi menjadi persoalan jika sekadar "menumpang" popularitas tanpa mengubah perilaku yang merugikan
Penelitian ini dilatarbelakangi kegelisahan intelektualnya karena teks-teks al-Qur’an sering dipakai sebagai alat legitimasi dan justifikasi paham patriarkhism yang bias gender dan sarat misoginis yang menempatkan perempuan sebagai the second dalam konteks ritual maupun sosial. Nasaruddin Umar adalah cendekiawan muslim Indonesia yang memiliki concern terhadap persoalan relasi gender. Ia b…
buku "Kajian Budaya Feminis: Tubuh, Sastra, dan Budaya Pop" karya Aquarini Priyatna, studi ini meneliti bagaimana tubuh perempuan dikonstruksi, peran sastra dalam melawan patriarki, dan bagaimana budaya populer membentuk representasi gender.
The Second Sex adalah buku karya filsuf eksistensialis Simone de Beauvoir. Buku ini adalah salah satu karya Beauvoir yang paling terkenal, Buku dianggap sebagai karya utama dalam bidang filsafat feminis yang menandai dimulainya feminisme gelombang kedua. Vatikan menempatkan buku ini di Daftar Buku Terlarang. Filsafat perempuan mungkin sekadar kisah kecil, sekian buku mengenai sejarah filsafa…
membahas akar subordinasi perempuan. Budiman berargumen bahwa ketimpangan peran gender merupakan konstruksi sosial yang dilanggengkan oleh sistem budaya dan ekonomi, bukan sekadar kodrat biologis.
Ensiklopedia Feminisme karya Maggie Humm adalah buku rujukan komprehensif yang membahas istilah, tokoh, dan teori utama dalam gerakan perempuan.
In contemporary feminist theory, the problem of feminine subjectivity persistently appears and reappears as the site that grounds all discussion of feminism. In Feminism and the Abyss of Freedom, Linda M. G. Zerilli argues that the persistence of this subject-centered frame severely limits feminists’ capacity to think imaginatively about the central problem of feminist theory and practice: a …
Belakangan ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan Indonesia dari sudut pandang semangat dan kerangka utamanya, yakni Republik. Kelupaan akan republik membuat kita merasa bahwa tanpa perbuatan aktif dan sengaja untuk menjaga dan memeliharanya, republik akan tetap ada sepanjang masa. Padahal, secara perlahan kita mulai kehilangan berbagai pegangan fundamental menyangkut proyek hidup bersama…
Marxisme dan setiap jenis turunannya di Indonesia merupakan dua sisi mata uang. Ia dibenci dan ditolak oleh sebagian besar kalangan rohaniawan, tentara, dan elite politik, namun di sisi lain ia dibutuhkan sebagai antitesa kapitalisme kroni dan liberalisme pasar yang sekarang terjadi di Indonesia. Buku ini diterbitkan bukan sebagai suatu pembelaan terhadap Marxisme dan segala alirannya yang kini…
Mengapa pers-pers gosip tak henti memburu fantasi liar perselingkuhan, menggelar konsultasi seks vulgar, mempertontonkan 'terorisme seksis' dan 'keangkuhan maskulin',
Buku ini diterbitkan untuk pameran Mia Bustam di Benteng Vredeburg, Yogyakarta 05 Oktober 2025 - 20 November 2025, sebagai bagian rangkaian pameran Biennale Jogja 18. Pameran Mia Bustam berisi kumpulan arsip berupa memoar, catatan, artikel, dan berita yang memuat perjalanan Mia Bustam sebagai pejuang seni rupa yang aktif dalam organisasi kerakyatan di Indonesia seperti Seniman Indonesia Mud…
Buku ini mengantarkan pembaca untuk memandang Indonesia tidak saja dari kaca mata Jakarta dan gene- ralistik, tetapi dipandang sebagai akumulasi dinamika tradisional dan lokal yang sangat kaya. Dari tulisan- tulisan ini terlihat kompleksitas politik Indonesia.
Buku ini membahas konsep-konsep kesetaraan serta pandangan sosial dalam ajaran Islam.
Kemiskinan adalah sebuah fenomena sosial yang tidak semata-mata diakibatkan oleh segi buruk suatu sistem sosial sesuatu masyarakat tertentu. Akan tetapi juga diperburuk oleh terdapatnya kebudayaan kemiskinan di antara orang-orang miskin. Kebudayaan Kemiskinanyang dihayati mengakibatkan bahwa mayoritas orang-orang miskin tidak mampu meninggalkan kemiskinannya, kendatipun diberikan bantuan-bantua…
Kejutan Masa Depan adalah suatu krisis, baik fisik maupun psikologis, sebagai akibat kelebihan beban (overload) pada sistem adaptif organisme manusia dan pada proses pengambilan keputusannya.Kejutan Masa Depan adalah penyakit yang dibawa oleh perubahan. Gejalanya telah tampak kini.Kejutan Masa Depan mengintip berbagai aspek manusiawi di masa yang akan datang. Anda akan tersentak dan terkejut de…
Membiarkan penguasa bersembunyi di balik kedok pembelaan relativisme budaya yang palsu berarti mempersempit kesempatan bagi korban pelanggaran hak asasi manusia untuk mengajukan protes dan keluhannya. Demikian kecaman Rhoda E. Howard terhadap argument yang ada pada titik ekstremnya merupakan absolutism budaya. Menurut argumen itu kebudayaan masyarakat berbeda-beda, maka hal asasi manusia bersif…
Buku ini secara kritis mengkaji dinamika kuasa negara dalam mengendalikan struktur sosial dan ekonomi masyarakat desa di Jawa. Karya ini menyoroti bagaimana intervensi politik dan kebijakan agraria masa lalu menggeser kemandirian desa menjadi subordinasi kepentingan elite penguasa.
In this book, Karl G. Heider studies the cultural constructions of emotions, examining how different cultures shape ideas and talk about emotion. The main subjects of the study are the Minangkabau, a matrilineal Muslim culture of three million people in West Sumatra, Indonesia. Comparative data come from the Central Javanese, also of Indonesia and reference is made to studies of American emotio…
Instead of ferocious cannibals, Schneebaum found a regal, loving, gentle people who freely accepted him and initiated him into a way of life no outsider had ever seen before. Adopted into an Asmat family in the village whose people were said to have killed Rockefeller, he crossed the boundaries into another culture and another age, learning secrets no other outsider had been allowed to see befo…
Buku Colonialism/Postcolonialism karya Ania Loomba adalah pengantar komprehensif yang membahas sejarah, ideologi kolonialisme, dan dampak sosial-budayanya. Buku ini mengeksplorasi bagaimana wacana dan sastra kolonial membentuk identitas, kelas, ras, serta seksualitas, sekaligus menganalisis perdebatan kritis pascakolonial.
Buku Geger Santet Banyuwangi (karya Abdul Manan, dkk) mengupas tuntas tragedi pembantaian massal pada tahun 1998 di Banyuwangi. Buku ini mendokumentasikan bagaimana isu ilmu hitam memicu histeria massa yang menewaskan ratusan warga sipil—mulai dari tokoh agama hingga orang biasa—akibat fitnah dan rekayasa politik transisi Orde Baru.Peristiwa berdarah ini menelan korban jiwa hingga 174 orang…
Lady Boys, Tom Boys, Rent Boys: Male and Female Homosexualities in Contemporary Thailand is a 1999 book by Peter A. Jackson and Gerard Sullivan that explores the cultural, political, and economic systems shaping sexuality and gender roles in Thai society. It serves as a comprehensive sociological guide for developing culturally sensitive HIV/AIDS prevention and support services.
This multicultural anthology represents the range of social theory as it has developed from the 19th century to the present day, and as it will take shape in the 21st century. The book reconstructs the actual dialogue of contemporary social thought and juxtaposes social theorists in unexpected ways. Comprehensive introductory essays identify the social context of the writings, and comment on th…
Merchant Princes of the East: Cultural Delusions, Economic Success and the Overseas Chinese in Southeast Asia (by Rupert Hodder) challenges the belief that the economic success of the Overseas Chinese is rooted in a unique, innate "Chineseness" or traditional Confucian values. It argues these traits are universal strategies that anyone can adopt.