Warung Pelan-Pelan (WPP) bukan sekadar tempat makan. Ia adalah limasan tua yang didaur, dirawat, dan dihidupkan kembali secara kolektif dan gotong royong, yang mana arsiteknya turut melakukan kerja-kerja perawatan domestik.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nMeruang Pelan-Pelan mencatat perjalanan menghidupkan WPP. Dari mengenal konteks sosial-budaya kampung, mendaur ruang dan material, hingga mengelola warung…
“Buku ini sangat bermanfaat sebagai referensi terkini bagi pekerja sosial, terutama pegiat arsitek-perencana muda yang percaya pada proses menjadi fasilitator-organizer dengan cara belajar dan bekerja bersama komunitas. Pengalaman adalah guru terbaik; pengetahuan harus diuji bersama rakyat. Ketika dua hal itu dipercaya, di sanalah kita akan temukan jati diri, begitu pesan buku ini. Ibarat mem…