Kadarwati Wanita dengan Lima Nama adalah sebuah novel karya pengarang Indonesia, Pandir Kelana, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1982 oleh penerbit Sinar Harapan. Cerita ini mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh perempuan bernama Kadarwati yang harus mengganti namanya hingga lima kali demi bertahan di tengah gejolak zaman dan pergantian kekuasaan. Novel ini kemudian diadaptasi ke d…
An unsparing analysis of class power and computerisation, Cyber-Proletariat shows us the dark-side of the information revolution. From Coltan mines in the Congo; electronics factories in China and devastated neighbourhoods in Detroit, this book reveals how technology facilitates growing polarisation between wealthy elites and precarious workers.\r\n\r\nNick Dyer-Witheford reveals the class domi…
Sejarawan Kate McGregor melacak perjalanan aktivisme kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia dengan berfokus pada para perempuan yang dipaksa menjadi “wanita penghibur” pada zaman Jepang 1940-an. Ketika aktivisme transnasional mengenai kasus ini membuahkan gerakan-gerakan dan tuntutan besar di Korea Selatan, Filipina, dan Jepang sendiri, hal yang sama belum dialami para penyintas di Indo…
Di sebuah senja, di sebuah rumah susun di Jakarta, mahasiswa bernama Biru Laut disergap empat lelaki tak dikenal. Bersama kawan-kawannya, Daniel Tumbuan, Sunu Dyantoro, Alex Perazon, dia dibawa ke sebuah tempat yang tak dikenal. Berbulan-bulan mereka disekap, diinterogasi, dipukul, ditendang, digantung, dan disetrum agar bersedia menjawab satu pertanyaan penting: siapakah yang berdiri di balik …
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
Chega! adalah laporan akhir dari Komisi Penerimaan, Kebenaran, dan Rekonsiliasi (Comissão de Acolhimento, Verdade e Reconciliação atau CAVR) di Timor-Leste. Buku ini mendokumentasikan sejarah konflik dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat di Timor-Leste dari tahun 1974 hingga 1999
There is a growing interest in fungi and mycelium as a material, the ever-branching connecting threads of the fungal world. The entanglements and how this rhizomatic network functions is not just a fascinating ecological system and material, but carries a profound usefulness as a metaphor for our potential new systems, ways of thinking and behaviors. Let’s Become Fungal! takes its inspirat…
Slow Technology Reader gathers contributions from diverse disciplinary fields and knowledge traditions to consider technology through a ‘Slow’ lens. By turns artistic, speculative, and academic the contents here probe alternative potentials for the digital entities proliferating in our midst, by invoking variable pacings and temporalities of engagement; reflecting through tools and techniqu…
The world today faces overwhelming ecological and social problems and the concern for material existence on earth is more pressing than ever. Making Matters spells out various roles that visual artists and designers play facing these issues. Collective action is necessary and inevitable. Collective action often changes the artist’s identity and working habits: from individuality and autonomy…
Nalar sering dianggap dapat membawa ke arah kebajikan. Semakin bernalar seseorang semakin bajik dia. Buku ini menunjukkan bahwa dugaan itu keliru. Dengan menggunakan pendekatan multidisiplin, mulai dari biologi evolusioner, psikologi sampai neurologi, Calne memperlihatkan bahwa nalar ternyata tidak berperan dalam menentukan kebajikan atau tujuan manusia. Nalar hanyalah piranti semata, sehingga …
Wayang, lenong, Film, senilukis, Novel Pop, teater avant-garde, Srimulat, Usmar Ismail, Dewan Film Indonesia, Maecenas, Ngesti Pandowo - dalam kaitannya dengan proses modernisasi Indonesia? Semuanya dibahas di sini. Bahkan juga soal Tenaga Kerja dan Pariwisata. Tulis Dr. Umar Kayam, Kepada para pemimpin pemerin tahan dimohonkan, agar pemecahan masalah-masalah sosial kita jangan dipecahkan secar…
Karya ini menyajikan kisah dan catatan pribadi yang sarat akan pengalaman sejarah, merekam sepenggal tragedi nasional di masa lalu.
Buku "Berkenalan dengan Eksistensialisme" karya mendiang Prof. Dr. Fuad Hassan adalah pintu masuk utama untuk memahami filsafat eksistensialisme dalam konteks berbahasa Indonesia. Diterbitkan pertama kali pada 1973, buku ini mengulas bagaimana eksistensi manusia mendahului esensi, dan menekankan tanggung jawab individu atas pilihannya.Fuad Hassan menjelaskan bahwa eksistensialisme sulit didefin…
Bila Anda masih menyamakan anarkisme dengan “aksi liar" dan "tindakan ugal-ugalan", berarti Anda harus membaca buku ini! Agar tahu bahwa anarkisme bukan sekadar kekacauan tak berdasar, melainkan sebuah paham politik yang dalam sejarahnya mempunyai peran yang tidak kecil dalam memperjuangkan dunia yang lebih adil. Dengan gaya penulisan yang menggugah, Sheehan menjelaskan secara rinci sejara…
Buku ini mengkaji Gagasan "Pragmatisme dan Utopia" yang merujuk pada dialektika dalam nasionalisme ekonomi Indonesia, di mana cita-cita kemakmuran yang idealis (utopia) sering kali harus berkompromi dengan tuntutan kebutuhan pasar global (pragmatisme) Secara historis, corak ini tercermin dalam tarikan napas antara keinginan membangun kemandirian ekonomi—seperti amanat Pasal 33 UUD 1945—dan…
Buku ini menyoroti ketegangan antara retorika multikulturalisme dan realitas diskriminatif yang dialami kelompok minoritas, menantang hegemoni kelompok mayoritas serta kebijakan negara yang kerap mengabaikan hak-hak dasar keberagaman di Indonesia.
Buku karya Shirley Lie, Pembebasan Tubuh Perempuan: Gugatan Etis Simone De Beauvoir Terhadap Budaya Patriarki, mengulas tubuh perempuan yang tidak lagi menjadi objek pasif atau alat reproduksi. Budaya patriarki mengkonstruksi tubuh perempuan sebagai "yang Liyan" (The Other), yang dibatasi dan dieksploitasi, sehingga menghambat kebebasan dan kapasitas perempuan untuk mentransendensi diri
Dalam buku "Feminis Laki-laki: Solusi atau Persoalan?", sosiolog Nur Iman Subono menyoroti dilema pelibatan pria dalam gerakan perempuan. Laki-laki pro-feminis dapat menjadi solusi sebagai sekutu penting dalam membongkar patriarki, namun juga berpotensi menjadi persoalan jika sekadar "menumpang" popularitas tanpa mengubah perilaku yang merugikan
Penelitian ini dilatarbelakangi kegelisahan intelektualnya karena teks-teks al-Qur’an sering dipakai sebagai alat legitimasi dan justifikasi paham patriarkhism yang bias gender dan sarat misoginis yang menempatkan perempuan sebagai the second dalam konteks ritual maupun sosial. Nasaruddin Umar adalah cendekiawan muslim Indonesia yang memiliki concern terhadap persoalan relasi gender. Ia b…
Tujuan saya menulis buku ini sejujurnya adalah untuk ikut numpang ngebor kemunafikan masyarakat. Namun, karena saya tidak bisa memuting-beliungkan bokong saya, apa boleh buat, saya ngebor saja dengan buku ini. Jadi, kalau ada yang menuduh saya menunggangi Inul, saya akan sangat berkeberatan karena saya memang tidak menungganginya. Saya hanya menumpanginya. Mudah-mudahan Inul sendiri tidak berke…
buku "Kajian Budaya Feminis: Tubuh, Sastra, dan Budaya Pop" karya Aquarini Priyatna, studi ini meneliti bagaimana tubuh perempuan dikonstruksi, peran sastra dalam melawan patriarki, dan bagaimana budaya populer membentuk representasi gender.
The Second Sex adalah buku karya filsuf eksistensialis Simone de Beauvoir. Buku ini adalah salah satu karya Beauvoir yang paling terkenal, Buku dianggap sebagai karya utama dalam bidang filsafat feminis yang menandai dimulainya feminisme gelombang kedua. Vatikan menempatkan buku ini di Daftar Buku Terlarang. Filsafat perempuan mungkin sekadar kisah kecil, sekian buku mengenai sejarah filsafa…
membahas akar subordinasi perempuan. Budiman berargumen bahwa ketimpangan peran gender merupakan konstruksi sosial yang dilanggengkan oleh sistem budaya dan ekonomi, bukan sekadar kodrat biologis.
Dalam buku ini,, Freud membedah tiga bagian utama yang mengubah cara pandang dunia medis dan psikologi, meliputi:Penyimpangan Seksual (Aberrations): Membahas objek dan tujuan seksual, serta deviasi (seperti inversi atau homoseksualitas dan fetisisme).Seksualitas Kanak-kanak (Infantile Sexuality): Memperkenalkan konsep bahwa hasrat seksual sudah mulai terbentuk sejak masa bayi.Transformasi Puber…
Ensiklopedia Feminisme karya Maggie Humm adalah buku rujukan komprehensif yang membahas istilah, tokoh, dan teori utama dalam gerakan perempuan.
In contemporary feminist theory, the problem of feminine subjectivity persistently appears and reappears as the site that grounds all discussion of feminism. In Feminism and the Abyss of Freedom, Linda M. G. Zerilli argues that the persistence of this subject-centered frame severely limits feminists’ capacity to think imaginatively about the central problem of feminist theory and practice: a …
Novela ini menceritakan kisah seorang narator, pria gay, yang pulang ke Jakarta setelah mencoba melakukan percobaan bunuh diri di Brisbane, Australia. Alih-alih mendapatkan ketenangan atau dukungan, ia justru mendapati ibunya sedang mencoba bunuh diri dengan menenggelamkan diri. Dari titik inilah cerita berkembang mengeksplorasi trauma, luka masa lalu, dan hubungan antara ibu dan anak yang tera…
Belakangan ini, kita sepertinya mulai lupa membicarakan Indonesia dari sudut pandang semangat dan kerangka utamanya, yakni Republik. Kelupaan akan republik membuat kita merasa bahwa tanpa perbuatan aktif dan sengaja untuk menjaga dan memeliharanya, republik akan tetap ada sepanjang masa. Padahal, secara perlahan kita mulai kehilangan berbagai pegangan fundamental menyangkut proyek hidup bersama…
Marxisme dan setiap jenis turunannya di Indonesia merupakan dua sisi mata uang. Ia dibenci dan ditolak oleh sebagian besar kalangan rohaniawan, tentara, dan elite politik, namun di sisi lain ia dibutuhkan sebagai antitesa kapitalisme kroni dan liberalisme pasar yang sekarang terjadi di Indonesia. Buku ini diterbitkan bukan sebagai suatu pembelaan terhadap Marxisme dan segala alirannya yang kini…
Mengapa pers-pers gosip tak henti memburu fantasi liar perselingkuhan, menggelar konsultasi seks vulgar, mempertontonkan 'terorisme seksis' dan 'keangkuhan maskulin',
Buku ini diterbitkan untuk pameran Mia Bustam di Benteng Vredeburg, Yogyakarta 05 Oktober 2025 - 20 November 2025, sebagai bagian rangkaian pameran Biennale Jogja 18. Pameran Mia Bustam berisi kumpulan arsip berupa memoar, catatan, artikel, dan berita yang memuat perjalanan Mia Bustam sebagai pejuang seni rupa yang aktif dalam organisasi kerakyatan di Indonesia seperti Seniman Indonesia Mud…
Buku ini menceritakan Gender dalam sastra ini mencoba membongkar ideologi pengarang di balik penciptaan karya sastra. Pengarang secara sadar ataupun tidak sadar mengkonstruksi nilai-nilai dan gagasannya melalui tokoh-tokoh rekannya. apakah konstruksi tersebut mengukuhkan oposisi biner yang selama ini menguntungkan laki-laki? atau sebaliknya, pengarang ingin meruntuhkan budaya patriarki yang mem…
Buku ini mengantarkan pembaca untuk memandang Indonesia tidak saja dari kaca mata Jakarta dan gene- ralistik, tetapi dipandang sebagai akumulasi dinamika tradisional dan lokal yang sangat kaya. Dari tulisan- tulisan ini terlihat kompleksitas politik Indonesia.
Buku ini membahas konsep-konsep kesetaraan serta pandangan sosial dalam ajaran Islam.
Karya ini membahas sejarah wilayah timur Kepulauan Sunda Kecil (Nusa Tenggara) dan bagaimana penguasa kolonial Belanda menyatukannya ke dalam wilayah administratif Residentie van Timor en Onderhoorigheden (Keresidenan Timor dan sekitarnya) pada tahun 1909. Buku ini mengkaji latar belakang politik aneksasi, dampaknya terhadap masyarakat lokal, hingga transisi kekuasaan setelah tahun 1945
Kemiskinan adalah sebuah fenomena sosial yang tidak semata-mata diakibatkan oleh segi buruk suatu sistem sosial sesuatu masyarakat tertentu. Akan tetapi juga diperburuk oleh terdapatnya kebudayaan kemiskinan di antara orang-orang miskin. Kebudayaan Kemiskinanyang dihayati mengakibatkan bahwa mayoritas orang-orang miskin tidak mampu meninggalkan kemiskinannya, kendatipun diberikan bantuan-bantua…
Tidak dapat dibantah, Indonesia merupakan sebuah negeri dengan penduduk miskin yang masih banyak. Keadaan ini diakibatkan sistem ekonomi yang tidak memungkinkan distribusi kue pembangunan secara merata. Pusat-pusat ekonomi dikuasai oleh sekelompok elite tertentu, sedangkan mayoritas rakyat menjadi penggembira saja. Lebih parah lagi, kekuatan-kekuatan kapitalis asing dengan leluasa membenamkan t…
Kejutan Masa Depan adalah suatu krisis, baik fisik maupun psikologis, sebagai akibat kelebihan beban (overload) pada sistem adaptif organisme manusia dan pada proses pengambilan keputusannya.Kejutan Masa Depan adalah penyakit yang dibawa oleh perubahan. Gejalanya telah tampak kini.Kejutan Masa Depan mengintip berbagai aspek manusiawi di masa yang akan datang. Anda akan tersentak dan terkejut de…
Membiarkan penguasa bersembunyi di balik kedok pembelaan relativisme budaya yang palsu berarti mempersempit kesempatan bagi korban pelanggaran hak asasi manusia untuk mengajukan protes dan keluhannya. Demikian kecaman Rhoda E. Howard terhadap argument yang ada pada titik ekstremnya merupakan absolutism budaya. Menurut argumen itu kebudayaan masyarakat berbeda-beda, maka hal asasi manusia bersif…
The Remains of the Day is a profoundly compelling portrait of the perfect English butler and of his fading, insular world postwar England. At the end of his three decades of service at Darlington Hall, Stevens embarks on a country drive, during which he looks back over his career to reassure himself that he has served humanity by serving “a great gentleman.” But lurking in his memory are do…
Buku ini secara kritis mengkaji dinamika kuasa negara dalam mengendalikan struktur sosial dan ekonomi masyarakat desa di Jawa. Karya ini menyoroti bagaimana intervensi politik dan kebijakan agraria masa lalu menggeser kemandirian desa menjadi subordinasi kepentingan elite penguasa.
Buku ini diterjemahkan dari karya asli sejarawan R.A.F. Paul Webb dan Steven Farram yang menyoroti pengalaman traumatis umat Kristen di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, Flores, Sumba, dan Timor yang menjadi korban salah tuduh, fitnah, dan pembersihan politik selama Tragedi 1965-1966.Studi ini mengungkap bagaimana istilah "di-PKI-kan" digunakan untuk menggambarkan nasib tragis kaum Nasrani y…
In this book, Karl G. Heider studies the cultural constructions of emotions, examining how different cultures shape ideas and talk about emotion. The main subjects of the study are the Minangkabau, a matrilineal Muslim culture of three million people in West Sumatra, Indonesia. Comparative data come from the Central Javanese, also of Indonesia and reference is made to studies of American emotio…