Keberadaan geng, preman, dan milisi telah menjadi ciri yang melekat dalam kehidupan sosial-politik di Indonesia. Selama masa Orde Baru, mereka digunakan sebagai alat untuk menegakkan tertib sosial versi negara dan melanggengkan kekuasaan rezim, misalnya “kewenangan” yang dimiliki organisasi pemuda untuk menggebuk para pengkritik rezim dengan mengatasnamakan Pancasila. Demokratisasi pasca 19…
Gangs and militias have been a persistent feature of social and political life in Indonesia. During the authoritarian New Order regime they constituted part of a vast network of sub-contracted coercion and social control on behalf of the state. Indonesia’s subsequent democratisation has seen gangs adapt to and take advantage of the changed political context. New types of populist street based…