Buku ini membahas lintasan kehidupan di antara tiga kategori perempuan yang hidup di luar batas heteronormativitas di Jakarta dan Delhi, dua kota besar dengan nilai-nilai agama dan sosial yang sangat berbeda: perempuan yang kehilangan suaminya, baik karena perceraian atau kematian; pekerja seks; dan kaum perempuan muda urban dalam relasi sesama jenis. Sebagai ideologi dan praktik, heteronormati…
Pembantaian dan pemenjaraan massal yang terjadi pasca peristiwa G 30 S 1965 merupakan sejarah kelam Indonesia. Saat itu, banjir darah terjadi antara pekan ketiga bulan Oktober hingga Desember 1965. Setengah juta rakyat dibunuh tanpa melalui proses pegadilan. Tidak hanya itu! Ratusam ribu orang dipenjara tanpa proses hukum. Teror dilakukan melalui mitos “Gestok”, “PKI” dan “Gerwani”.…
"Dalam bulan Februari 1967 kami ditahan. Saya disiksa begitu hebat hingga gigi-gigi saya rontok. Saya tak sadarkan diri selama tiga hari. Kemudia mereka menggali liang kubur dan akan menguburkan saya jika saya tidak mau menyebutkan nama dan alamat anggota lainnya."Sepeninggal pengakuan Sujinah, mantan pemimpin Gerwani ini hanyalah sekuku hitam dari kejinya penderitaan yang dialami oleh jutaan t…
Dalam bulan Februari 1967 kami ditahan. Saya disiksa begitu hebat hingga gigi-gigi saya rontok. Saya tak sadarkan diri selama tiga hari. Kemudia mereka menggali liang kubur dan akan menguburkan saya jika saya tidak mau menyebutkan nama dan alamat anggota lainnya."Sepeninggal pengakuan Sujinah, mantan pemimpin Gerwani ini hanyalah sekuku hitam dari kejinya penderitaan yang dialami oleh jutaan tr…
Saskia Wieringa adalah seorang antropolog dan profesor di fakultas Social and Behavioural Sciences Universiteit Van Amsterdam, Belanda. Ia juga mengajar studi gender dan seksualitas di berbagai perguruan tinggi, baik di Belanda dan luar negeri. Dia telah terlibat dalam membangun studi gender di universitas di berbagai negara. Saskia Wieringa telah melakukan penelitian hubungan gender, kebijakan…