Mengenal Sejarah Sulawesi Selatan* Warisan Arung Palakka; Sejarah Sulawesi Selatan Abad ke-17 merupakan alternatif bacaan tentang sejarah daerah-daerah di Indonesia, yang kini sebagian masih bebenah diri. Karya penulis asal Selandia Baru, Leonard Y Andaya ini bukanlah tentang dongeng sebuah negeri. Lebih dari itu, banyak isu kontroversial yang jawabannya berusaha dipaparkan dalam buku ini…
Beragam citra dan stereotip yang tersebar luas ditujukan untuk orang Bugis, Makassar, juga sukunya lain di Sulawesi Selatan. Banyak di antaranya yang berlawanan satu sama lain. Penduduk Sulawesi Selatan dilukiskan sebagai pelaut yang berani, perantau yang lihai, bangsawan feodal dan pengikutnya, penganut paham kebebasan demokratis yang hanya mengakui pemerintahan yang dibentuk berdasarkan kontr…
Kebangkitan Masyarakat Adat Tidak banyak buku yang bercerita tentang perjuangan masyarakat yang berfokus pada perspektifmasyarakat itu sendiri. Tulisan Claudia D’Andrea adalah salah satu dari sedikit buku yang mencoba memahami bagaimana masyarakat menyikapi gerakannya. Dalam buku ini, Claudia membantu pembaca untuk memahami kompleksitas gerakan masyarakat dalam mempertahankan tanahnya. Di…
In 1940, a Dutch colonial officer named Louis Fontijne (1902-1968) was commissioned to conduct an investigation of indigenous land tenure and leadership in the Residency of Timor and Dependencies. Dealing specifically with Kelimado, a region included in the Nage district of central Flores, its main product was a remarkable study of society and culture and the effects of over three decades of Du…
Buku setebal 414 halaman ini buah dari usaha mengumpulkan dan memilih 71 tulisan dari 43 jurnalis warga yang pernah terbit selama 2012 sampai 2014. Jumlah tulisan itu merupakan hasil pemilahan pengelola situs setelah memeriksa dan membaca ulang sekurangnya 250 catatan dan berita dari warga berkaitan perkembangan kota di sekitar mereka.
Suku Bajo pernah menguasai perairan Nusantara di masa silam. Hampir seluruh pulau berpenduduk di Nusantara pernah mereka rambah. Tak heran mereka dianggap sebagai jembatan penghubung pulau-pulau Nusantara dan cermin keunggulan bahari. Ketika menguasai Nusantara, penjajah menghalau Suku Bajo dari berbagai tempat. Kini suku terkemuka ini tinggal tersudut di salah satu kawasan di Sulawe…
Pelras menyisipkan sejumlah detak kebudayaan Bugis yang tampak melangkahi denyut kultural Eropa yang sering dianggap berada di garis terdepan arus waktu progresif. Pelras misalnya menyajikan bagaimana kebudayaan Bugis menyediakan ruang bagi gender ketiga dan keempat (calabai dan calalai), dan bagaimana perempuan menduduki tempat yang benar-benar sejajar dengan lelaki, dengan hak setara dalam me…
Combining historical geography with historical demography, and conceived as a study in environmental history, this book examines the long-term relationship between population, economy, and environment in the northern half of the Indonesian island of Sulawesi. Using a rich variety of Dutch historical sources, it reconstructs and analyzes patterns of demographic, economic, and landscape change th…
Perpindahan besar-besaran orang Bugis ke luar kampungnya di Sulawesi Selatan dimulai pada paruh kedua abad ke-17, utamanya karena perang yang berujung pada labilnya keadaan politik. Awalnya eksodus ini diwarnai para pengungsi yang meninggalkan kampungnya yang kalah perang demi menyelamatkan diri dari tindak balas dendam. Cerita tentang pengungsi ini memang lebih sering tragis, namun di balik it…
Minyak bumi di Balikpapan ternyata memiliki kontribusi penting baik bagi Indonesia maupun bagi Balikpapan sendiri. Melalui buku ini pembaca diajak untuk berkelana dari tingkat yang paling lokal, yaitu Balikpapan, sampai ke tingkat nasional, bahkan internasional karena yang turut andil dalam proses pengeboran sampai pengolahan minyak melibatkan perusahaan-perusahaan internasional. Balikpapan mam…
membahas studi tentang perdebatan dalam Konstituante, khususnya mengenai peran Islam dalam kenegaraan Indonesia, yang diterbitkan oleh LP3ES pada tahun 1985
ANDAI AKU MENTERI PENDIDIKAN adalah kumpulan esai oleh Alfian Bahri yang mengkritisi berbagai kebijakan dan praktik dalam sistem pendidikan Indonesia. Melalui pendekatan yang tajam dan reflektif, penulis mengeksplorasi bagaimana kebijakan pendidikan seperti contoh Merdeka Belajar, meskipun memiliki niat baik, sering kali hanya menjadi ajang pencitraan bagi pejabat pendidikan tanpa memberikan da…
Dewasa ini, isu-isu tentang Hak Asasi Manusia semakin ramai dan seksi dibicarakan, baik oleh kalangan akademisi, politisi, militer, maupun aktivis. Konsep HAM yang berbeda tentu saja mengakibatkan praktik penerapan yang berbeda pula. Belum lagi beragamnya tafsir HAM yang semakin meramaikan perdebatan tentang apa saja dan bagaimana melindungi hak asasi. Banyak literatur yang membicarakan tent…
Menuangkan ide, gagasan untuk mengkritik atau hanya sekadar teguran dengan maksud penyadaran bisa melalui berbagai cara. Penulis buku ini melakukannya melalui tulisan di tabloid milik Keuskupan Surabaya Jubileum dalam ruang yang dikenal sebagai obrolan Cak Klowor. Mood dan pikiran penulis serta situasi masyarakat atau gereja yang menonjol sering menjadi dasar penulisannya. Keunikan bahasa campu…
Ini buku pertama yang terlengkap dalam menyediakan gambaran-gambaran penting tentang hidup dan kehidupan Nicolaus suhirman Driyarkara. Buah disiplin, kerja keras dan kerendahan hati.
Buku ini merupakan penjelajahan riset baru yang kini banyak diperbincangkan dalam konsep sosiologi. ia berusaha mencapai tingkat pemahaman tertentu mengenai proses riset tersebut, dan disajikan bagi setiap orang dan negara-negara di Asia Tenggara. Kelompok-Kelompok Strategis mengupas beberapa kelompok kekuasaan yang menurut elite tradisional tak dapat dianalisis dengan keras. Topik-topik yang …
dengan telanjang kita bisa menyaksikan kebrutalan berbangsa-bernegara melalui apa yang disebut dengan korupsi. Perampokan kekayaan negara, baik secara langsung maupun tidak langsung, demi mengejar keuntungan pribadi dan kelompok. Bukan hanya kerugian negara saja yang ditimbulkan, melainkan juga keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia menjadi terabaikan. Seolah tidak akan diinsyafi, praktik …
Sejak kecil, Karla merasa diperlakukan tidak adil oleh ibunya yang ia anggap misterius. Namun tak ada seorang pun dalam keluarga yang membelanya. Inilah yang membuat Karla tak mempunyai pilihan selain menjauh dari keluarganya. Berpuluh tahun sesudahnya, barulah satu demi satu rahasia itu mulai terkuak baginya—bukan hanya rahasia yang menggelayuti keluarganya, tetapi juga banyak manusia lainny…
Wathathitha menjadi ucapan khas Rahwana manakala hendak berbicara Jika kelewat gembira ia akan mengawali dialognya dengan mengucapkan wathathitha dalam nada tawa dan suara yang lepas acap kali disusul dengan kalimat bandhaku ya donyaku Demikian pula saat berada di puncak kemarahan raksasa berkepala sepuluh itu akan meneriakkan ungkapan tersebut sebagai bentakan yang kuat menghentak dengan karak…
Presents the theory that there are commercial opportunities in the poor nations of the world for private companies, and that companies can utilize this knowledge to make profits and at the same time fight poverty.
Grass Roots and the Neighborhood Associations: On Japan's Chonaikai and Indonesia's RT/RW" explores the role of neighborhood associations in Japan (Chonaikai) and Indonesia (RT/RW) as grassroots organizations
Jika dianalogikan dengan bangunan, setiap masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono meletakkan struktur yang berbeda-beda menurut zamannya. Dinasti saat ini (kesepuluh) berada di tahap paling baru yang meletakkan dasar itu, dan berusaha menjalankan peran Kraton di tengah masyarakat dan bangsa. Generasi selanjutnya akan meneruskan pembangunan di atas pondasi itu, untuk menciptakan Indonesia yang …
Dunia Maluku, berikut kerajaan-kerajaan dan masyarakat di dalamnya, memiliki tatanannya sendiri baik dalam perkara duniawi hingga surgawi, setidaknya begitu menurut Leonard Andaya. Suatu tatanan yang khas, tentunya, dan tidak selalu dapat dipersamakan dengan kebudayaan lain di Indonesia. Tatanan yang meliputi berbagai dimensi dan aspek kehidupan masyarakat Maluku, dan belum lagi berbagai dualis…
Usai pecah peristiwa ’65, mahasiswa ikatan dinas asal Indonesia yang belajar di luar negeri mengalami kesulitan besar. Tidak saja sulit mengakses informasi ihwal perubahan ekstrem di negaranya, tapi belakangan juga kehilangan kewarganegaraan karena menolak sebuah rezim baru. Penuh ketidakpastian, generasi emas yang seharusnya dapat kembali ke tanah air dan mengontribusikan ilmu mereka, harus …
Buku A Gecko for Luck: 18 Years in Indonesia-terbit dalam dua versi, bahasa Jerman pada tahun lalu dan Inggris tahun ini-mengungkapkan dengan lugas dan detail aksi polisional Belanda yang berdarah-darah. Dalam buku ini, Geerken tidak berlagak jadi sejarawan, meski ia punya minat besar pada sejarah dan politik. Buku itu ditulis berdasarkan pengalamannya selama bermukim di Indonesia sebagai direk…
Doktrin Revolusi Indonesia . Memuat antara lain: Tudjuh bahan2 pokok indoktrinasi, Re-so-pim, Trikora, Tahun kemenangan.
From the hotspots of commercial sex through to the suburbia of twitching curtains, urban life and sexualities appear inseparable. Cities are the source of our most familiar images of sexual practice, and are the spaces where new understandings of sexuality take shape. In an era of global business and tourism, cities are also the hubs around which a global sex trade is organised and where virtua…
Meticulously selected and artfully recreated, the selection of stories in Italian is vast and ranges geographically from Corsica and Sicily to Venice and the Alps. Calvino is himself clearly captivated by the folkloric imagination and communicates this in what is a fascinating and rich addition to folk literature.
DARI NALAR KETERASINGAN MENUJU NALAR PENCERAHAN (Ruang Publik dan Komunikasi dalam Pandangan Soedjatmoko) Karya: Idi Subandy Ibrahim �Dialah (Soedjatmoko) seorang yang kritis tapi tak pernah bisa sinis, seorang yang mempertahankan kejujurannya tanpa menjadi penuding orang lain, seorang di mana pengetahuan telah jadi kearifan dan keterbukaan pikiran sama dengan keterbukaan hati…