C2O library & collabtive

Online catalog

  • C2O
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Surabaya Tumpah Darahku
Penanda Bagikan

Book - Paperback

Surabaya Tumpah Darahku

Suparto Brata - Nama Orang;

Penguasaan Bahasa Belanda yang sebelumnya menjadi kebanggan orang Ambon di zaman penjajahan Belanda, menjadi tak berarti dan malah harus disembunyikan di zaman penjajahan Jepang. Bahasa Indonesia menjadi bahasa yang bukan hanya digunakan karena mereka merupakan orang Indonesia, tetapi saat itu pemakaian bahasa itu menyelamatkan mereka dari Jepang.

Inilah cerita tentang permukiman orang Ambon bentukan Jepang di Surabaya. Orang Ambon di Krembangan Barat diusir dari rumahnya yang besar-besar untuk dipakai orang Jepang dengan iming-iming akan dipulangkan ke Ambon. Mereka berbondong-bondong diangkut dengan prahoto ke Surabaya, yaitu pasar Kapas Krampung yang masih berupa rawa-rawa. Mereka harus membuat sendiri rumah mereka dari papan, diberi jatah makan oleh orang Jepang, sampai lupa bahwa mereka ditampung di sana dengan harapan akan dipulangkan ke Ambon.

Beberapa orang Ambon berinisiatif untuk ikut berjuang di Surabaya saja, ikut mengalahkan orang Jepang. Bagi mereka, Surabaya adalah tumpah darahnya. Saat Jepang dikalahkan Sekutu, orang-orang Ambon di penampungan tersebut mencari penghidupannya sendiri-sendiri. Banyak dari antara mereka ikut mempertahankan kemerdekaan di Indonesia, bahkan terlibat dalam peristiwa penyobekan bendera Belanda di hotel Oranye.

Diceritakan dari sudut pandang keluarga Johanes Pastora, cerita di penampungan orang Ambon di Kapas Krampung melibatkan konflik golongan tua yang sangat menjaga relasi dengan Jepang dengan golongan muda yang bersemangat untuk ikut berjuang mengusir Jepang. Dalam situasi yang serba tegang dan penuh konflik setiap hari, muncul juga kegembiraan anak-anak, Jootje, yang sering sembunyi-sembunyi keluar dari kamp penampungan, bermain dan mencari informasi dari warga sekitar Kampung Sawah.


Ketersediaan
#
C2O library & collabtive (Fiction & Literature) F BRA Sur
7995
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
F BRA Sur
Penerbit
Jakarta : Kompas., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesian
ISBN/ISSN
9786024120825
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

C2O library & collabtive
  • Informasi
  • C2O main areas
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan & ruang kerjasama komunitas, dengan prinsip tanggungjawab, swakelola, dan perawatan kolektif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?