Book - Paperback
Hadji Murat
Saat itu tahun 1852 dan Hadji Murat adalah satu pemimpin Muslim yang disegani dan menjadi momok bagi tentara Rusia. Ketika ia menyerahkan diri, orang-orang Rusia sangat bergembira dapat menaklukkan musuh sengitnya. Atau mereka itu telah sedemikian naifnya sehingga mempersilakan seorang agen ganda berada di tengah-tengah mereka?
Karena datang dari dua kultur yang berbeda seperti itu, ternyata tidak mungkin bagi seseorang untuk menerka-nerka pihak lain. Dengan serangkaian potret pertentangan yang tajam, dari Hadji Murat yang seperti siluman di Pegunungan Chechnya, hingga Tsar Rusia yang tambun dan canggung di istana Rusia yang ter-Eropa-kan, cerita Tolstoy adalah komentar yang cerdas dan luar biasa tentang hubungan politis saat perang.
Tidak tersedia versi lain