C2O library & collabtive

Online catalog

  • C2O
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Dari Privat ke Publik: Kehidupan Seksual di Jawa Awal Abad ke-20
Penanda Bagikan

Book - Paperback

Dari Privat ke Publik: Kehidupan Seksual di Jawa Awal Abad ke-20

Gayung Kasuma - Nama Orang;

Makna dan fungsi seks bagi masyarakat Jawa dianggap ssuatu esensi yang sesungguhnya adalah sarana reproduksi untuk mendapatkan keturunan pada ruang domestik yang bersifat sakral. Selain tujuan esensial itu, seks sekaligus dinikmati dan diritualisasi sebagai sarana penikmatan hidup, menyimpan tujuan-tujuan yang bersifat hedonistik serta dapat juga melahirkan gejala anormatif. Maka tidak mengherankan jika dalam iklan pada surat kabar awal abad ke-20 di Jawa muncul berbagai tawaran obat kuat, minuman, dan minyak yang berhubungan dengan kebutuhan seksualitas tersebut. Apresiasi masyarakat terhadap iklan merupakan alat komunikasi yang khas sekaligus merefleksikan suatu perkembangan dan pergeseran makna seks bagi masyarakat kota dan pendukungnya. Tidak hanya sebatas iklan saja, melainkan gejala anormatif juga terjadi di masyarakat Jawa yang berupa pelacuran, pergundikan, nyai, pengguguran kandungan dan penyakit kelamin.

Politik liberal dan masuknya kapitalisme di Jawa abad ke-20 tidak memakmurkan masyarakat secara keseluruhan. Kesejahteraan yang tidak dapat dinikmati oleh kalangan tertentu berdampak pada gejolak sosial. Akibat terdesak secara ekonomi, ada yang menjadi pencuri, pelacur, serta banyak keluarga pribumi yang mempunyai anak wanita secara tidak langsung menjualnya kepada laki-laki Belanda untuk dijadikan gundik atau nyai. Keberadaan gundik atau nyai bagi orang Eropa lebih menguntungkan dibandingkan pergi ke tempat prostitusi. Sisi lainnya yang mendorong tindakan pergundikan dan prostitusi tersebut disebabkan pada masa itu permintaan pelayanan seks meningkat sejak kedatangan laki-laki Belanda yang tanpa istri atau belum menikah ke pulau Jawa.


Ketersediaan
#
C2O library & collabtive 959.82 KAS Dar
8880
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
959.82 KAS Dar
Penerbit
Temanggung : Kendi Publisher., 2020
Deskripsi Fisik
163 p
Bahasa
Indonesian
ISBN/ISSN
9786025130359
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

C2O library & collabtive
  • Informasi
  • C2O main areas
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan & ruang kerjasama komunitas, dengan prinsip tanggungjawab, swakelola, dan perawatan kolektif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?