Jatuh Bangun Pemberantasan Korupsi Pemberantasan korupsi di negeri ini bukan pekerjaan kemarin sore. Ia adalah upaya keras yang telah dilakukan semenjak republik ini baru berusia seumur jagung. Sejumlah lembaga didirikan untuk memberantasnya: mulai Paran (Panitia Retooling Aparatur Negara) sampai Kotrar (Komando Tertinggi Retooling Alat Revolusi). Beberapa kasus korupsi yang melibatkan beberap…
Ali Moertopo PRAJURIT yang satu ini sejak masa kemerdekaan telah bermain politik. Meski tak terlalu dikenal sebelumnya, popularitasnya mencuat setelah turut mendukung Jenderal Soeharto naik ke puncak kekuasaan menggantikan Sukarno. Dia menjadi otak Orde Baru selama bertahun-tahun hingga akhirnya tenggelam sendiri oleh ambisinya yang besar. Dalam laporan utama kali ini, Historia mengangkat kisa…
Perempuan ibarat “warga kelas dua”. Kinerja dan sumbangsihnya diperlukan, tapi eksistensi dan hak-haknya kurang mendapat perhatian. Padahal, peran perempuan bangsa ini bukan semata di dapur dan kasur. Maria Ullfah dan Surastri Karma (SK) Trimurti salah satu dari banyak perempuan yang menorehkan catatan perjuangan hebat di negeri ini. Artikel-artikel mendalam Historia kali ini mencoba mengha…
Westerling INDONESIA bukan hanya negeri yang indah bagi Westerling, tapi juga tempat pertamanya mendapat tugas militer "sesungguhnya". Dari Medan di barat hingga Makassar di Timur, tumpahan darah korban akibat aksi sadisnya melumuri jalannya sejarah. Westerling menjadi noda hitam dalam sejarah Indonesia. Kali ini, noda hitam itu kami angkat, bukan untuk menjadikan Westerling semakin meleg…
HO CHI MINH SEORANG pemimpin bukanlah orang yang menuntut pelayanan apalagi penghormatan. Pemimpin sejati adalah yang pertama-tama sadar dan tulus melayani. Ho Chi Minh membuktikannya di Vietnam. Sebagaimana Gandhi atau Sukarno, Paman Ho –sapaan akrab Ho Chi Minh– rela tinggal-pergi penjara, dikejar-kejar musuh, hingga keluar-masuk hutan bergerilya melawan musuh; semuanya dia lakukan demi …
Jalan Terjal Negara Federal APA yang membuat Belanda enggan melepas bekas jajahannya di Asia Tenggara selepas Perang Dunia II? Takut kehilangan sumber kekayaan. Sejak ratusan tahun negeri Kincir Angin "dibiayai" oleh kekayaan alam Nusantara. Banyak siasat akhirnya Belanda gunakan agar bisa kembali "mencengkeram" Indonesia. Salah satu yang paling kentara? Ada di Historia, dalam 10 tulisan di …