Launching “Para Penggila Buku”

by
June 22, 2009 18:52  |  4 Comments

parapenggilabuku

Diskusi dan Peluncuran Buku

“Para Penggila Buku:100 Catatan dibalik Buku”
karya Muhidin M Dahlan & Diana AV Sasa
Tema diskusi: “Membaca Surabaya Esok”

Tanggal: Senin, 29 Juni 2009
Waktu: Pukul 19.00 WIB
Tempat : C2O Library, Jl Dr. Cipto No 20 Surabaya (depan Konjen AS)

Menghadirkan
Muhidin M Dahlan (Penulis, pegiat lembaga riset dan penerbitan Indonesia Buku)
Diana AV Sasa (Penulis, Owner Galeri Buku ::dbuku::)
Arief Santosa (Redaktur Buku Jawa Pos)
Giryadi (Budayawan)
Moderator : Fakhruddin Nasrullah (Sastrawan)
Tersedia Buku-buku dengan harga diskon.

Acara ini didukung sepenuhnya oleh:

Lembaga Riset dan Penerbitan Indonesia Buku(i:boekoe) www.indonesiabuku.com
Galeri Buku ::dbuku::
Komunitas Esok (Emperan Sastra Cok-Cepetan Ojo Keri-)
C2O Library , Cinematheque ‘n Café
www.event.web.id
LP. Fajar Timur

CP: Nisa (031-91154085), Tongky (0812 172 8453)

Surabaya dari hari ke hari semakin meneguhkan namanya sebagai kota niaga yang kalap dan rakus. Hutan beton bertumbuh semakin rapat. Pusat perbelanjaan menjamur nyaris di semua penjuru kota. Papan reklame memenuhi setiap ruang kosong dengan senyum-senyum menawan. Pusat-pusat budaya makin terdesak dan terhimpit. Gerakan budaya pun menjadi berakan sunyi yang berbisik diantara komunitas-komunitas kecil.

Buku, sebagai tempat menimba kearifan hidup, menjadi satu sisi budaya yang turut berdesakan dikota niaga ini. Toko-toko buku besar bermunculan, menawarkan ragam pilihan yang bisa disesuaikan dengan isi kantong warga kota. Pemerintah kota bak pahlawan buku menyurung pembangunan kampung ilmu sebagai wadah pedagang buku emperan. Taman bacaan dan mobil baca keliling mengunjungi beberapa ujung kampung saban berapa hari sekali. Sudut-sudut baca teronggok wajib di setiap puskesmas. Dengan semua itu, sudahkah kota ini dan juga warganya, menjadikan buku sebagai bagian dari budaya yang memagari kearifan hidup dari gerusan perniagaan?

Diantara keriuhan itu, ada pecinta dan penggila buku yang coba berjalan di jalan sunyi selaiknya sebuah buku. Mereka adalah penulis-penulis muda yang coba menerbitkan buku sendiri untuk melawan dominasi penerbit besar. Mereka adalah pemilik toko buku dan perpustakaan independen yang tekun menjagai buku-buku dengan beberapa orang pengunjung saja seharinya. Mereka adalah komunitas pecinta buku yang dengan kesabaran mendiskusikan buku-buku sebagai refleksi kehidupan meski hanya dengan anggota yang tak genap sepuluh orang. Mereka adalah aktivis buku yang tak lelah berteriak tentang pentingnya membaca sekaligus mendekatkan buku ke pembacanya di kampung-kampung. Mereka-mereka inilah pion-pion budaya yang menjadikan buku sebagai peneguh semangat menjaga benteng budaya sebuah kota.

Jalan buku memang sunyi. Sesunyi perjalanan yang dilalui setiap pecintanya. Tapi semangat dan cita-cita yang mereka usung tak sesunyi buku. Dengan jalannya masing-masing, mereka melukis wajah Surabaya esok hari melalui buku-bukunya. Kota ini tentu tak anti buku. Kota ini pastilah mencintai buku. Maka mari dengarkan suara bisikan mereka tentang buku di tengah gempita kota industri dan niaga yang makin gila ini. Yuk, ikutan ngobrol bersama di acara ini!

Categories: Bedah BukuEvent
Tags:

: C2O library & collabtive is an independent library and a co-working space that aims to create a shared, nurturing space, along with the tools and resources for humans (and non-humans) for learning, working, and connecting with diverse communities and surrounding environment. More info, visit: https://c2o-library.net/about/ or email info@c2o-library.net
Email this author | Visit author's website | All posts by

4 Responses

Feed Trackback Address
  1. moek says:

    sip… menarik acaranya….

  2. anitha silvia says:

    kat ,,,kok ada redaktur rubrik buku jawapos +P

  3. c2o library says:

    Soalnya… ngga ada redaktur buku Surabaya Post….

  4. ivan says:

    good job…

Leave a Reply


Subscribe

Daftarkan email untuk menerima berita
Subscribe to receive email updates

Archives


Book reviews »
rumahkertascarlosdominquez-575x350
Rumah Kertas
Carlos María Domínguez
by Ivana Kurniawati
Meski tipis dan mampu dilahap sekali duduk, kisah ini (dan bagaimana penulis menceritakannya) mampu ...
Film reviews »
invitation05
Invitation
Affan Hakim, 2011
by Iman Kurniadi
Sebuah movie screening patut saya ikuti karena biasanya saya bertemu dengan para movie mak...
Music reviews »
Deugalih. Foto: Denan Bagus (akudenan.wordpress.com)
Guyonan Intim dan Syahdunya Tur ‘Monster of Folk’ di Surabaya

by Debby Utomo
Project yang dibawakan oleh Rayhan Sudrajat, Deugalih, dan Ledakan Urbanisasi ini menyadarkan saya b...
Download »
ronascent2_outtatime
Outtatime
Ronascent
by c2o library & collabtive
Ronascent, salah satu media musik online yang berbasis di Surabaya, kembali menerbitkan kumpulan ...
Event »
not-your-world-music-575
Not Your World Music: Noise in Southeast Asia

by c2o library & collabtive
Diskusi buku Not Your World Music: Noise in South East Asia karya Cedrik Fermont & Dimitri della...

Twitter

Latest stories curated by Ayorek!, connecting the people & the city of Surabaya