Mayor Jantje

by
June 30, 2010 21:35  |  1 Comment

Cerita Tuan Tanah Batavia abad ke-19

Sebuah narasi sastra sesungguhnya merupakan data sejarah yang luar biasa. Hal ini dapat dibuktikan lewat karya Johan Fabricius berjudul “De Zwaluwen van Klapanoenggal” yang kemudian diterjermahkan dan diterbitkan oleh penerbit Masup Jakarta dan mendapatkan penamaan kembali menjadi Mayor Jantje: Cerita Tuan Tanah Batavia abad ke-19.

Cerita ini tidaklah sekedar cerita fiksi belaka, tetapi merupakan sebuah kisah sejarah yang memuat aneka data perikehidupan masyarakat Batavia pada abad 19 dan bagaimana perikehdupan tersebut masih bisa kita rasakan hingga saat ini.

Tokoh utama dalam cerita Johan Fabricius ini adalah Agustijn Michiels atau yang lebih dikenal dengan nama Mayor Jantje bagi kalangan penduduk pribumi, orang Indo dan orang Tionghoa. Mayor Jantje adalah seoarang tuan tanah kaya raya bahkan merupakan “de rijkste grondeigenaar van Java” (pemilik tanah terkaya di Jawa) abad ke-19.

Mayor Jantje: Cerita Tuan Tanah Batavia abad ke-19
Judul asli: De Zwaluwen van Klapanoenggal
Pengarang: Johan Fabricius
Penerbit: Masup Jakarta, 2008
No. Panggil: 899.22132 FAB May

Dengan narasi sastra, Fabricius membuat kita membayangkan keindahan Citrap, keramahan Mayor Jantje, dan keramaian penuh pesona yang ada di sana. Fabricius juga melukiskan adanya intrik-intrik, persaingan, romantika, maupun rasa cemburu yang ada di sekitar sang Mayor.

Selain itu kisah bagaimana sang Mayor mendapatkan kekayaannya hingga akhir hidupnya yang tertekan setelah kematian istri keduanya, tentulah merupakan suatu bacaan yang akan memperkaya pengetahuan kita.

Mayor Jantje hidup penuh kemewahan dan kesenangan di vilanya yang tersohor di Citrap (Citeureup). Sebagai penggila pesta, ia menjamu tamu-tamunya dengan pesta extravaganza setiap Sabtu malam, dan makan dan dansa diiringi alunan orkes budaknya. Semua kemewahan ini bisa dilakukan berkat sarang-sarang burung walet di Klapanoenggal yang merupakan sumber hartanya yang tidak pernah kering.

Salah satu warisan budaya sang Mayor adalah orkes budaknya yang kemudian berkembang menjadi orkes Tanjidor yang kita kenal saat ini dan tumbuh hidup dalam kebudayaan Betawi.

Buku ini merupakan sebuah karya narasi historis yang bukan saja berhasil menggambarkan kisah keluarga Michiels yang merupakan keturunan Mardijker (bekas budak jajahan Portugis yang telah dibebaskan) di Batavia, tetapi juga menghanyutkan perasaan dan fantasi.

Judul: Mayor Jantje: Cerita Tuan Tanah Batavia abad ke-19
Judul asli: De Zwaluwen van Klapanoenggal
Pengarang: Johan Fabricius
Penerbit: Masup Jakarta, 2008
No. Panggil: 899.22132 FAB May

Categories: Book reviews
Tags:

: WADUK JATI LUHUR (wajah dukun namun jiwa dan hatinya luhur). Tjetjunguk petjinta makanan dan sedjarah.
Email this author | Visit author's website | All posts by

One Response

Feed Trackback Address
  1. […] keempat newsletter bulanan kami telah terbit, memuat ringkasan resensi buku: Mayor Jantje (Johan Fabricius, 1979) oleh Antonio Carlos) dan Sor Juana (Octavio Paz, 1988),  resensi film Blow-Up (Michelangelo Antonioni, 1966), resensi […]

Leave a Reply


Subscribe

Daftarkan email untuk menerima berita
Subscribe to receive email updates

Archives


Book reviews »
rumahkertascarlosdominquez-575x350
Rumah Kertas
Carlos María Domínguez
by Ivana Kurniawati
Meski tipis dan mampu dilahap sekali duduk, kisah ini (dan bagaimana penulis menceritakannya) mampu ...
Film reviews »
invitation05
Invitation
Affan Hakim, 2011
by Iman Kurniadi
Sebuah movie screening patut saya ikuti karena biasanya saya bertemu dengan para movie mak...
Music reviews »
Deugalih. Foto: Denan Bagus (akudenan.wordpress.com)
Guyonan Intim dan Syahdunya Tur ‘Monster of Folk’ di Surabaya

by Debby Utomo
Project yang dibawakan oleh Rayhan Sudrajat, Deugalih, dan Ledakan Urbanisasi ini menyadarkan saya b...
Download »
ronascent2_outtatime
Outtatime
Ronascent
by c2o library & collabtive
Ronascent, salah satu media musik online yang berbasis di Surabaya, kembali menerbitkan kumpulan ...
Event »
pasardjenggot575x350
Pasar Djenggot vol. 1

by c2o library & collabtive
Pasar Djenggot ☞ Minggu, 11 Desember 2016, pk. 15.00 – 18.00 di c2o library & collabti...

Twitter

Latest stories curated by Ayorek!, connecting the people & the city of Surabaya