Di Balik Frekuensi

Pemutaran film: Di Balik Frekuensi
Kamis, 2 Mei 2013, pk. 18.00 – 21.00
C2O library & collabtive
di Jl. Dr. Cipto 20 Surabaya 60264 (lihat peta)
Gratis dan terbuka untuk umum

Mengambil isu yang jarang dibicarakan di dunia perfilman Indonesia, sutradara Ucu Agustin membuka tahun 2013 dengan  “DI BALIK FREKUENSI”, sebuah film dokumenter panjang pertama di Indonesia yang berbicara tentang media, khususnya media televisi yang menggunakan sarana frekuensi.

Berkolaborasi dengan produser Ursula Tumiwa yang sebelumnya dikenal melalui film ‘Generasi Biru’ dan ‘Metamorfoblous’, Ucu yang selama ini diketahui publik selalu konsisten mengarahkan film-film dokumenter Indonesia berkualitas yang mengambil isu yang cukup sulit seperti ‘Ragat’e Anak’ dalam kumpulan Antologi AT STAKE (tentang pekerja seks di gunung Bolo, Tulungagung) dan ‘Konspirasi Hening’ (mengenai malprakrek di dunia kedokteran di Indonesia) kali ini bukan hanya bertindak sebagai sutradara tetapi juga bersama Ursula bergandengan sebagai produser dan membawa publik untuk mengenali hak-haknya sebagai warga negara yang mutlak memiliki hak atas informasi.

Di Balik Frekuensi  adalah sebuah feature documentary yang  bercerita tentang bagaimana frekuensi publik saat ini digunakan oleh pemilik media untuk kepentingan politik dan bisnisnya yang jauh dari kepentingan yang berkenaan dengan publik. Melalui kisah Luviana jurnalis Metro TV yang di PHK-kan  serta kisah Hari Suwandi dan  Harto Wiyono dua orang warga korban lumpur Lapindo yang berjalan kaki dari Porong-Sidoarjo ke Jakarta, film ini akan mengajak kita menelusuri sebagian kecil dari sekian banyak cerita di balik frekuensi  dan di balik kerja media di Indonesia setelah reformasi berjalan lebih dari 14 tahun.

Dengan mengambil dua tagline Hentikan Monopoli, Kembalikan Frekuensi! Serta Media Mengabdi Publik, Bukan Menghamba Pada Pemilik, Di Balik Frekuensi ingin mengajak  para pekerja media, pelaku bisnis di industri media juga pemangku kepentingan di bidang media di Indonesia untuk bersama mengembalikan lagi fitrah media pada haluan yang sesungguhnya : ada untuk kepentingan warga.

Di Balik Frekuensi adalah sebuah project  yang merupakan bagian dari project CIPTA MEDIA BERSAMA, sebuah inisiatif  kolobarasi dari organisasi non profit Wikimedia, ICT Watch!, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) yang didukung sepenuhnya oleh Ford Foundation, dan memiliki tujuan untuk membuat media di Indonesia lebih baik di masa-masa yang akan datang.

Film ini mulai diproduksi pada 15 Desember 2011 dan pengambilan gambar terus dilakukan sampai 25 November 2012. Lokasi pengambilan gambar dilakukan di: Jakarta, Bandung, Indramayu, Malang, dan Porong-Sidoarjo. Menghasilkan lebih dari 330 jam stock gambar.

Untuk keterangan pers lebih lanjut hubungi:
Email: behindthefrequencyfilm@gmail.com
https://www.facebook.com/FrekuensiPublik

Gambar Bergerak
Jl. Utan Kayo Gg. Srikaya No. 27
RT 11/ RW 06 Utan Kayu
Matraman – Jakarta 13120
gambarbergerakvisual@gmail.com

Email | Website | More by »

C2O library & collabtive is an independent library and a co-working space that aims to create a shared, nurturing space, along with the tools and resources for humans (and non-humans) for learning, working, and connecting with diverse communities and surrounding environment. More info, visit: https://c2o-library.net/about/ or email info@c2o-library.net

Leave a Reply