Pembungkaman Sistemik: Aktivisme, Ingatan, dan Kekerasan Seksual di Indonesia

bersama
Katharine E. McGregor (penulis buku Pembungkaman Sistemik)
N.K. Endah Triwijati (Savy Amira WCC, KSGK Psikologi UBAYA)
moderator: Anitha Silvia (anggota C2O library & collabtive)

Tanggal: Kamis, 27 Agustus 2026
Waktu: 18.00-20.00
Tempat: C2O library & collabtive (Jalan Dr Cipto 22 Surabaya)

Biaya Registrasi Rp15.000
Formulir Registrasi https://bit.ly/PembungkamanSistemikC2O

Sejarawan Kate McGregor melacak perjalanan aktivisme kasus-kasus kekerasan seksual di Indonesia dengan berfokus pada para perempuan yang dipaksa menjadi “wanita penghibur” pada zaman Jepang 1940-an. Ketika aktivisme transnasional mengenai kasus ini membuahkan gerakan-gerakan dan tuntutan besar di Korea Selatan, Filipina, dan Jepang sendiri, hal yang sama belum dialami para penyintas di Indonesia. Dengan riset komprehensif dan ketekunan meneliti arsip, McGregor menguak bahwa lamanya kebungkaman seputar pengalaman para perempuan ini dapat dibaca sebagai gejala dari penyikapan yang lebih luas terhadap pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia itu sendiri.

Tentang pembicara

Katharine E. McGregor mengajar sejarah di University of Melbourne. Dia juga peneliti dalam History, Memory and Decolonial Futures Research Collective di universitas yang sama. Karyanya ini, Systemic Silencing: Activism, Memory, and Sexual Violence in Indonesia meraih penghargaan General History Prize dalam 2024 NSW Premier. Buku lainnya yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia adalah Ketika Sejarah Berseragam: Membongkar Ideologi Militer dalam Menyusun Sejarah Indonesia (2008).

Endah Triwijati, pendiri Savy Amira Women’s Crisis Centre—sebuah pusat penanganan krisis bagi perempuan korban kekerasan; Kelompok Studi Gender dan Kesehatan di Fakultas Psikologi UBAYA; Ketua PUSHAM UBAYA 1999-2002. Sebelum berkomitmen sebagai dosen Fakultas Psikologi UBAYA, Endah Triwijati mengajar di Psikologi UI dan Program Studi Kajian Wanita UI. Fokus penelitiannya di isu pencegahan kekerasan terhadap perempuan, hak kesehatan seksual dan reproduksi. Endah juga aktif sebagai fasilitatior pelatihan terkait seksualitas.



Comments

Leave a Reply