Buku ini membahas konsep identitas, multikulturalisme, globalisasi, dan konflik sosial, serta bagaimana pemahaman yang sempit tentang identitas dapat memicu pertikaian. Amartya Sen mengkritik stereotip Timur-Barat dan menawarkan perspektif yang lebih luas tentang keberagaman manusia.
Amartya Sen adalah ekonom yang tak biasa. Bidang filsafat dan kebudayaan yang digelutinya banyak mempengaruhi teori-teori monumentalnya yang telah mengubah berbagai kebijakan pembangunan di negara berkembang. Berangkat dari pengalaman masa kecilnya, Sen menggali konsep yang banyak disalahpahami tentang identitas. Pada usia 11 tahun Sen menyaksikan seorang buruh Muslim ditikam hingga tewas da…