Bagaimana rasanya menjadi perempuan dalam dunia yang tak henti mengukur, menakar, dan membisukan? Dalam buku puisi Telinga yang Tidak Dijual di Pasar Saham, Annisa Resmana menjawabnya bukan dengan slogan, tapi dengan larik-larik yang pekat, peka, dan penuh perenungan. Buku ini memuat 78 puisi yang dibagi ke dalam tiga babak, masing-masing merekam kegelisahan dan kekuatan perempuan dalam beragam…