Buku ini menelaah keterlibatan antara perempuan penari dan negara Indonesia sejak 1965,menggambarkan strategi ganda rezim Soeharto: mempersekusi dan membunuh para penari yang dituduh komunis atau beraliran kiri, sembari menciptakan dan mengerahkan tubuh-tubuh “replika” sebagai wajah ideal dari keanggunan dan kedamaian budaya Indonesia dalam ketertundukan terhadap negara otoriter. Berangkat …