Buku ini menguak pergolakan ideologi dan dinamika LSM di Indonesia sejak tahun 1970an hingga tahun 1900an. Bagai memakan buah simalakama, LSM di Indonesia senantiasa berada dalam posisi dilematis untuk bisa 100% membela kepentingan rakyat tertindas, ketika keberadaan dan kehidupan LSM masih sangat tergantung pada lembaga donor dari luar negeri yang tentunya memiliki ideologi dan kepentingan ter…