Di satu desa di pesisir utara Flores Timur, peladang tempatan mengenal satu perilaku tertentu curah hujan yang mereka namai ‘ura timu’. Secara harfiah berarti ‘hujan timur’. Dalam bahasa tempatan, ‘timu’ juga sebutan untuk musim kemarau. Sehingga, ungkapan ‘ura timu’ juga bermakna ‘hujan [yang terjadi pada] musim kemarau’, amsal yang bagus untuk menggambarkan kekacauan iklim…