Membaca otobiografi Misbach ini, saya merasa ternyata apa yang ditulisnya merupakan cermin utuh dari sosok pribadi penulisnya. Misbach menceritakan masa kecil dan remajanya, 'perjuangannya' di dunia film, hingga sekarang dikenal sebagai sosok sejarah film Indonesia itu sendiri karena pengetahuannya yang mendalam tentang subyek itu. Dalam tuturannya yang begitu lancar mengalir dan jujur, kita bu…
Sebanyak 17 cerita dalam buku ini-lima diantaranya belum pernah disertakan dalam terbitan pertama,1971-akan membawa kita ke dalam situasi Indonesia tahun 1950-an yang romantik. Itulah masa ketika Pasar Senen menjadi tempat berkumpulnya para seniman muda, sejalan dengan mulainya kegiatan pembuatan film nasional dan ramainya pementasan sandiwara. Dengan lincah Misbach Yusa Biran menceritakan…
Tokoh Imam Kromo bakal meninju siapapun yang berani memanggilnya dengan sebutan 'Bung Close Up'. Tokoh Anwar, tukang parkir mobil, tak henti-hentinya untuk ikut coba-coba main film. Katanya, main film akan membuat orang tahan panas, tak gampang bosan, dan tahan dibentak-bentak. Lain lagi dengan tokoh Amir. Menurut dia, jika orang sudah pernah ikut main film, sekecil apapun peran dan honorariumn…