Akulah kaer fatuk, penutur riwayat bangsaku Aku memikul cerita-cerita bagai batu-batu berat, tak melupakan satu pun. Pada malam-malam genting aku menguburkan sejumlah batu, di bawah pohon-pohon hama yang akarnya tertanam jauh di dasar bumi. Dalam bahaya, aku telah menjadi pohon ham itu sendiri, rambutku yang tebal dan panjang terjalin, tanda memohon perlindungan dari tanah sakral. San…