In a rapidly changing post-Cost War world, where many age-old conflicts and injustices are at last being put to rights, East Timor stands out as a still unresolved tragedy. In the past twenty years (1975–95), this former Portuguese colony has been under Indonesian military occupation, an occupation responsible for the death of over 200,000 of its inhabitants (a third of its pre-1975 populatio…
Revolusi kemerdekaan Indonesia adalah suatu drama sejarah yang dahsyat; suatu drama yang memadukan tujuan rasional dengan sentimen emosional; memadukan tindakan kongkret dengan cita-cita dan impian; memadukan realitas dan mitos. Revolusi itu adalah cetusan tujuan kebangsaan Indonesia yang paling mendasar, yaitu kemerdekaan, sekaligus menjadi faktor yang mengukuhkan dasar-dasar kebangsaan itu, b…
BUKU ini memperlihatkan, perempuan priayi dan perempuan keluarga keraton di Jawa Tengah selatan, setidaknya sampai akhir Perang Jawa (1825-1830), menikmati kesempatan bertindak atau mengambil inisiatif pribadi yang jauh lebih luas daripada saudari-saudari mereka yang hidup di akhir abad ke-19, di zaman Raden Ajeng Kartini (1879-1904). Jejak mereka bahkan menembus bidang yang dianggap sebag…
Dalam Perang Jawa (1825-1830), ketokohan Pangeran Diponegoro sangat sentral dan menonjol. Oleh karena itu, penerbitan buku Takdir: Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855) ini perlu diapresiasi. Karya biografi ini, yang bersama edisi Inggrisnya diterbitkan hampir serentak di Jakarta dan Oxford, ditulis sejarawan Prof. Dr. Peter Carey berdasarkan disertasinya. Buku ini mempermudah orang memungutn…
Etimologi nama-nama tempat selalu menarik untuk dibahas. Asal usulnya menimbulkan banyak spekulasi. Salah satunya adalah nama Yogyakarta dan Malioboro. Apakah nama Malioboro berasal dari nama Duke of Marlborough pertama? Ataukah dari kata “mâlyabharin” dari bahasa Sanskerta yang berarti “berhiaskan untaian bunga”? Bagaimana dengan nama Yogyakarta sendiri? Apakah berasal dari kata “Ng…