Dokumentasi musik Indonesia memang sangat minim, jika tidak mau disebut nyaris nihil. Bangsa ini, yang belakangan semakin kelihatan cerewet di ranah media sosial, ternyata masih terus mewarisi kebodohan nenek moyangnya: enggan menuliskan sejarah. Padahal, seperti yang juga ditulis Rudolf Dethu dalam buku ini, sejarah milik orang yang menulis. Dalam 111 halamannya, “Blantika | Linimasa” m…