In Child of All Nations, the reader is immediately swept up by a story that is profoundly feminist, devastatingly anticolonialist—and full of heartbreak, suspense, love, and fury. Pramoedya immerses the reader in a world that is astonishing in its vividness: the cultural whirlpool that was the Dutch East Indies of the 1890s. A story of awakening, it follows Minke, the main character of This E…
Now available in Book - Paperback, from the world-renowned author of The Mute's Soliloquy and The Buru Quartet comes a heartbreaking novel about innocence and power.
Pramoedya's The Girl from the Coast tells the story of a beautiful young woman from a fishing village who finds herself in an arranged marriage with a wealthy aristocrat. Forced to leave her pa…
Gadis Pantai, gadis kampung nelayan -miskin, tak berpendidikan -mendadak hidup di kota jadi orang gedongan sebagai Mas Nganten, Nyonya Bangsawan Anak laut yang tak pernah melihat intan laut, tahunya hanya bau amis ikan. Dulu cuma tahu jalankan perintah, sekarang mesti beri perintah kepada hamba sahaya. Tetapi terhadap Bendoro suaminya ia tetap harus tunduk, takluk mengabdi.
Satu-satunya karya non-fiksi Pramoedya semasa tahanan di Buru, bukan novel. Buku ini merupakan kumpulan catatan berisi surat-surat pribadi kepada anak-anaknya yang tak pernah terkirim, juga esai-esai, terutama sangat mencengkam adalah renungannya yang tajam merekam apa yang dialami sebagai pribadi, sebagai suami dan ayah, sebagai pengarang dan tahanan politik rezim militerisme.
Satu-satunya karya non-fiksi Pramoedya semasa tahanan di Buru, bukan novel. Buku ini merupakan kumpulan catatan berisi surat-surat pribadi kepada anak-anaknya yang tak pernah terkirim, juga esai-esai, terutama sangat mencengkam adalah renungannya yang tajam merekam apa yang dialami sebagai pribadi, sebagai suami dan ayah, sebagai pengarang dan tahanan politik rezim militerisme.
Cerita Calon Arang bertutur tentang kehidupan seorang perempuan tua yang jahat. Pemilik teluh hitam dan penghisap darah manusia. Ia pongah. Semua-mua lawan politiknya dibabatnya. Yang mengkritik dihabisinya. Ia senang menganiaya sesama manusia, membunuh, merampas dan menyakiti. Ia punya banyak ilmu ajaib untuk membunuh orang... murid-muridnya dipaksa berkeramas dengan darah manusia. Kalau sedan…
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi i…
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namn juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia mo…
Tatkala para filsuf sejarah masih berpolemik apakah sejarah yang membentuk manusia atau manusia sendirilah yang membentuk sejarahnya, Pramoedya Ananta Toer lewat Tetralogi Pulau Buru -Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca- telah melibatkan diri dalam teka-teki filsafat itu. Tetralogi adalah epos pergulatan manusia-manusia Republik dalam mencari performa ident…
Membaca Keluarga Gerilya seperti kita dapat membaca sebuah keindahan. Kita boleh membaca keindahan falsafah, keindahan prinsip, keindahan perjuangan, keindahan pusara dan kayu nisan, keindahan darah, keindahan cinta dan sejuta keindahan lainnya. Overview Pengarang muda ini dilahirkan di Blora tahun 1925. Ia masik tentara Republik Indonesia, sebagai wartawan-perang dalam dipisi siliwangi…
Novel pendek PAT – ditulis semasa ia di dalam penjara – memaksa kita mengingat-ngingat terus bahwa kebebasan tidak bisa dianggap gampang saja datang dengan sendirinya. Perburuan memiliki segala kewenangan yang sah dari seorang yang mampu bertahan, dan mengandung sebanyak-banyak kebenaran semampu kita menulisnya Lawrence Thornton , penulis ”Imagining Argentina”
Cerita dari Blora adalah kumpulan cerpen PAT yang ditulis semasa revolusi 1945-1949, semasa di dalam dan selepas penjara Belanda di Bukit Duri, Jakarta. Pertama kali diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1952, dan semenjak itu kumpulan cerpen ini telah diterjemahkan ke dalam pelbagai bahasa asing, lengkap keseluruhannya ataupun terpisah satu persatu. Kesemua cerpen ini mengisahkan kejadian …
Cerita Calon Arang bertutur tentang kehidupan seorang perempuan tua yang jahat. Pemilik teluh hitam dan pengisap darah manusia. Ia pongah. Semua-mua lawan `politik`nya dibabatnya. yang mengkritik dihabisinya. Ia merampas, dan menyakiti. Ia punya banyak ilmu ajaib untuk membunuh orang...murid-muridnya dipaksa berkeramas, berkeramas dengan darah manusia. kalau mereka sedang berpesta takubahnya de…
Buku ini merupakan jilid ketiga dari seri kronik tentang Revolusi Indonesia, 1945-49. Seni ini dirancang untuk meliputi semua peristiwa yang menjadi berita pada lima tahun pertama Indonesia merdeka. Itu berarti tidak hanya peristiwa politik dan militer, tetaoijuga ekonomi, hukum, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, agama dll., yang biasa diistilahkan dengan bidang cultural universals.
Novel.