“Mungkin saja ordinary world baginya adalah dunia nyata, dunia tanpa pengharapan yang berlebih, dunia dengan orang-orang di dalamnya selalu menganggap bahwa hidup itu memang tak adil, dan untuk bisa bertahan hidup kamu harus selalu mempunyai selera humor yang bagus dan mampu menertawakan dirimu sendiri.”