Ramla, seorang gadis muda dari keluarga berada di utara Kamerun, terpaksa mengubur impiannya untuk berkuliah dan menikahi kekasihnya karena dia dijodohkan paksa dengan seorang pria berumur yang sudah beristri. Safira, sang istri yang dimadu, memandang kehadiran Ramla dengan empati sekaligus kecemburuan hebat. Hindou, adik Ramla, dinikahkan pada hari yang sama dengan seorang pemuda berandalan. …
Berbekal kesadaran historis yang begitu kental, Mangunwijaya mengajak kita untuk mempertanyakan kembali pilar-pilar yang menompang hidup kita, dengan menelusuri kembali dinamika sejarah bangsa kita untuk menemukan kristal-kristal pemikiran yang akan membentuk orientasi baru kita. Anda akan mendapati ide-ide tajam yang praktis dan amat humanis untuk melakukan pembaruan tuntas di segala bidang: p…
“Jangan lupa, Ayah, satu dongeng setiap malam.” Sebagai ayah yang baik, Tuan Bianchi memenuhi permintaan tersebut. Setiap malam, saat berkeliling Italia untuk menjual obat-obatan, dia pergi ke telepon umum untuk mengisahkan dongeng kepada anak gadisnya. Dongeng-dongengnya ajaib, aneh, lucu, tetapi sekaligus mencerdaskan pikiran dan menghangatkan hati. Dongeng-dongeng itu terkumpul dalam …
Katanya demokrasi, tapi kok... makin banyak yang kena represi, ya? ✊
Bikin festival ramah lingkungan, emang bisa?
Kekerasan oleh adat dan tradisi. Kekerasan oleh negara dan aparatus kekuasaan. Kekerasan oleh ekspansi kapital. Kekerasan berbasis gender. Kekerasan seksual dalam lingkungan terdekat… Armin Bell dalam cerpen-cerpen yang mayoritasnya berlatar di wilayah Flores dan sekitarnya menggambarkan pergulatan manusia-manusia dari beragam profesi, taraf sosial, dan usia yang seakan tak bisa lepas dari…
Garis awal, garis pintu, satu kaki di depan, satu di belakang, kepala lurus, angin bersidorong. yang lalu lintaslah, yang lintas lalulah. garis jalan, garis belokan, satu kaki membumi, satu kaki mengawang, kepala lurus, angin bersidorong. yang lalu lintaslah, yang lintas lalulah. garis akhir, garis pintu, satu kaki di dalam, satu di luar, kepala lurus, angin bersidorong. yang lalu lintaslah, ya…
Banyak yang berubah di Banda Aceh, selepas tsunami 2004. Termasuk kehidupan si Jagoan Kembar—Hasan dan Husein. Kehilangan Ayah dan Mamak, mengungsi sementara bersama Om Jack di Medan, sekaligus menghadapi perubahan-perubahan sosial di kotanya. Termasuk menyaksikan sebuah Kedai Mieso H. Idris harus berhadapan dengan seorang Bernama Putroe Faradiba—yang mengaku sebagai keturunan Sultan Sulaim…
Borneo Komrad, sebagai sebuah gerakan anak muda, merungkai beragam kemungkinan. Sedekad menumbuh sebagai sebuah jaringan, ia merentang dari gerakan mahasiswa, menggencar pendidikan alternatif sehinggalah menggagas gerakan politik kewargaan yang membongkar "dari akar". Dimulai dengan usaha merakam sejarah lisan bersama-sama penggerak dan warga tanpa negara merentas generasi dan lingkungan, bu…
The walled city of Batavia, today's downtown Jakarta, is chiefly remembered as the tropical deathpit, where the Dutch defiantly struggled to preserve a life style of brick houses and canals transplanted from the home country. This misleading stereotype masks the fascinating world of a colonial settlement, whose citizens of different ethnic origins coexisted in the shadow of the almighty Dutch E…
Studi ini menguraikan proses perobahan di daerah Muyu sebagai kompleks faktor-faktor. Di satu sisi proses ini ditentukan oleh penyambutan unsur-unsur budaya barat, di sisi lain justru oleh perlawanan yang dibangkitkan oleh unsur-unsur budaya yang sama itu.
The annual Fifth Milestone Kway Chap Competition looms but the reigning champion old Mdm Lam is missing! Can LORR, her newly arrived intergalactic kitchen helper, defend her title? Or is he deluded by the Kitchen God? Is everything a ploy by Quek Kee Fishballs as the edgling Hawkers’ Party threatens its domination plan?
Pada bulan-bulan pertama keberadaan penjara Nusakambangan baru, koran-koran Hindia Belanda tidak begitu menaruh minat. Ini sangat berubah tatkala pejabat Departemen Kehakiman kolonial memutuskan untuk menggunakan pulau ini sebagai tempat penahanan tahanan perang Aceh. Mereka adalah pemberontak yang ditangkap pada tahap akhir perang berkepanjangan antara tentara kolonial Belanda dan Kesultanan …
Selama 32 tahun berkuasa, Orde Baru telah mengorganisasikan semua lini kehidupan orang Indonesia, dari politik, sosial ekonomi, pendidikan, kebudayaan, juga bentuk keluarga yang baik. Semua gerak diatur dan diawasi. Kejatuhannya pada 1998, yang disusul Reformasi, tidak benar-benar menghapuskan seluruh unsur dan karakteristik pemerintahan Soeharto. Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai Orde Baru …
Orde Baru sering dikenang sebagai era stabilitas politik dan pembangunan ekonomi. Namun di balik retorika itu, sejarah mencatat deretan tragedi berdarah yang menelan korban jiwa, menghancurkan kehidupan, dan meninggalkan trauma panjang. Mereka Hilang Tak Kembali: Sejarah Kekerasan Orde Baru 1966–1998 menyajikan peta kronologis kekerasan negara selama lebih dari tiga dekade rezim Soeharto. …
Buku untukmu yang lelah saat dewasa. Tidak ada lagi kerinduan akan keriuhan. Hanya ada ketenangan dalam diri seorang. Sedangkan keselamatan ada pada kesendirian dalam ketaatan, bukan pada keramaian dalam kemaksiatan.
Buku Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia mengungkap rupa otoritarianisme yang membayangi Indonesia selama delapan dekade. Zainal Arifin Mochtar menulis analisis dari sudut ketatanegaraan, sementara Muhidin M. Dahlan memperkuat narasi ini dengan mengkurasi kliping-kliping bersejarah yang menjadi penanda patahan penting dalam sejarah bangsa. Sebagian be…
Bagaimana rasanya menyelidiki jiwa sendiri? Sekian lama saya merasa tidak benar-benar memiliki masalah. Namun ketika momen itu datang, ketika saya melihat jauh ke dalam diri, saya merasa sangat bermasalah dengan diri saya. Betapa selama ini saya hanya patuh dan tunduk pada apa yang ditetapkan masyarakat. Untuk menjadi anak penurut, tidak melawan orang tua, sayang pada ayah dan ibunya, anak baik…
Ketika anakku lahir, ternyata aku tidak hanya merasakan kebahagiaan saja. Ternyata jadi ibu tidak hanya berisi kebahagiaan. Emosinya sepaket dengan perasaan tak berharga, kesepian, kesedihan, kemarahan, hingga perasaan mulai gila. Saat baru saja melahirkan sang bayi, ibu bisa merasakan hati yang berbunga-bunga sekaligus rasa sepi yang mengakar. Pada hari-hari yang berat ibu juga kerap kehilang…
Setelah lelah mencari bahagia di mana-mana, cobalah kembali pada ajaran leluhur Jawa. Buku ini berasal dari perenungan panjang atas penderitaan-penderitaan manusia modern. Kita yang maju dalam banyak hal tapi hampa di dalam; amat jarang merasakan ketenangan apalagi kebahagiaan sejati. Selama berabad-abad, ajaran Jawa telah terbukti sanggup menjaga kehidupan yang rukun dan damai. Masyaraka…
Sudah saatnya kita membongkar persoalan patriarki dengan melihat perempuan dan laki-laki dalam model pendekatan relasional, tidak sendiri-sendiri. Kita tidak hanya perlu mengangkat pengalaman perempuan tetapi juga laki-laki yang satu sama lain tidak bisa dilepaskan. Keduanya bisa membebaskan diri dari ideologi ini, menemukan cara masing-masing untuk menjadi Subjek atas Diri. Percayalah, kita ti…
Meski diatur, didefinisikan, dikontrol, dukuasai, dan didominasi, tubuh perempuan tetaplah tubuh yang feminin. Perempuan harus kembali pada kekuatan tubuh femininnya tanpa terjebak pada gagasan kodrat ataupun superioritas dibandingkan laki-laki. Maka bicaralah dengan tubuh kita, tubuh perempuan. Agar tubuh ini menghasilkan suara yang bebas dari hegemoni dan polemik, agar tubuh ini menghasilk…
Dalam cerpen “Robohnya Surau Kami”, berdialoglah Tuhan dengan Haji Saleh, seorang warga negara Indonesia yang selama hidupnya hanya beribadah dan beribadah... “.....kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain yang mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling men…
“Malah aku heran, kenapa TV-TV tidak datang ke Tegalurung buat siaran berita. Padahal kukira setiap hari pastilah ada berita kriminal, apalagi di Tegalurung. Tidak pagi tidak siang tidak sore tidak malam.” Kehidupan warga desa Tegalurung rasanya akan membuyarkan gambaran tipikal kehidupan pedesaan di benak kita. Alih-alih damai dan harmonis, kita dapati aneka rupa konflik dari orang-oran…
Aku tinggal di kabupaten Mappi, anak muridku, juga pada baju masyarakat kampung yang memanggilku guru. Para murid sering datang tak memakai seragam mereka (putih-merah) karena mereka tak mampu membeli seragam. Tapi mereka tak miskin, bahkan mereka sangat kaya. Kaya akan adat istiadat. Kaya akan alam.
Bahasa melayu sebagaimana digunakan di seluruh alam Nusantara di zaman lalu berupa beragam dialek menurut daerah masing-masing. Di antaranya terkenal dialek bahasa Melayu yang dipakai di Ambon dan Maluku Tengah.
semakin besar kami menyadari maksud baik orangtua orang-orang yang ditandai sebagai sapi dan kambing karena layak diperah dan dimasukkan daftar hitam adalah orang-orang yang menyerupai kami sepanjang hidup kami mempersiapkan diri yang niat sekolah tinggi-tinggi, yang ulet bekerja sampai pagi yang liat menumpuk harta supaya semua bisa terbang menyelamatkan diri di udara, kami melayan…
Sejarah perdagangan dan masyarakat Indonesia di zaman pramodem selalu menjadi hal yang menarik dan misterius. Meski pembacaan mengenai sejarah di zaman itu sebagian besar didasarkan pada bahan-bahan Portugal dan Belanda, yang rawan bias, namun tetap saja kita selalu dapat memperoleh pengetahuan yang luar biasa. J. C. van Leur, seorang intelektual kenamaan, dalam buku ini mengangkat keistimew…
Kumpulan Puisi anak-anak
Buku ini berkisar tentang pemikiran Benedict Anderson perihal bahasa. Dan itu bukan hanya bahasa Indonesia, melainkan pula bahasa secara umum, terutama peran bahasa dalam kebangkitan nasionalisme, baik itu di Eropa maupun di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Filipina. Di sinilah muncul gagasan untuk menulis satu bab khusus tentang bagaimana persisnya dasar-dasar pemikiran Anderson tentang …
Nak, dua hal aku benci dalam hidup: September dan pohon mangga. September tidak pernah mau beranjak dari rumah. Betah. Ia sibuk meletakkan neraka di seluruh penjuru. Di ruang tamu. Di ranjang. Di meja makan. Bahkan di dada.Batang pohon mangga tetap selutut persis prasasti batu. Ia berdiri mengekalkan dosa-dosa—dan dosa adalah pemimpin yang baik bagi penyesalan-penyesalan. Kukila adalah per…
PEMENANG WALKLEY BOOK AWARD 2023 PEMENANG “PEOPLE’S CHOICE AWARD” DALAM VICTORIAN PREMIER’S LITERARY AWARDS 2024 NOMINASI MOORE PRIZE FOR HUMAN RIGHTS WRITING 2023 NOMINASI ABIA SOCIAL IMPACT BOOK OF THE YEAR 2024 “Buku penting dan kuat.” — The Sydney Morning Herald “Investigasi yang meyakinkan dan menakutkan. Laboratorium Palestina menyediakan konteks penting tentang […
wangi mentega terbakar di tengah malam pulang kantor lebih awal memikirkan apakah aku pernah menyelamatkan diriku sendiri atau tidak
Akulah kaer fatuk, penutur riwayat bangsaku Aku memikul cerita-cerita bagai batu-batu berat, tak melupakan satu pun. Pada malam-malam genting aku menguburkan sejumlah batu, di bawah pohon-pohon hama yang akarnya tertanam jauh di dasar bumi. Dalam bahaya, aku telah menjadi pohon ham itu sendiri, rambutku yang tebal dan panjang terjalin, tanda memohon perlindungan dari tanah sakral. San…
Part of this book is autobiographical while the other part relates the author’s experience as a policeman. Set in Malaya during the Emergency after World War II, it protrays the hardships of people resulting from the devastating war, and the conflict between the British colonists and the Malayan communists.
Esai-esai dalam buku ini dikelompokkan ke dalam dua bagian besar. Bagian pertama adalah esai-esai yang merespons puisi maupun merespons karya yang merespons puisi. Bagian kedua adalah esai-esai yang merespons karya-karya sastra selain puisi. Ada beragam karya yang direspons tulisan-tulisan dalam buku ini, mulai dari milik para penulis peraih Nobel Sastra seperti Erik Axel Karlfeldt, Tomas Tr…
Juara 1 Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2023 Di hamparan tanah matrilineal pedalaman Sumatra, seorang lelaki asing dituntut mengikuti tradisi maskulin berburu babi. Tradisi itu kemudian menuntun si lelaki kepada obsesi dan kegilaan; melemparkannya kepada situasi asing dan baru; menjumpai mitos yang dikultuskan masyarakat setempat; dan menguak peristiwa pembantaian di masa silam. Di an…
Buku ini berangkat dari riset Komunitas KAHE atas tsunami Flores tahun 1992. Pada 2017, para penggiat KAHE yang umumnya lahir di rentang tahun 1980-1990an mencoba mendokumentasikan cerita-cerita tentang kehancuran pun pertumbuhan yang diakibatkan oleh bencana mahadahsyat yang pada tahun itu telah berusia 25 tahun. Tsunami sebagai memori dan metafora diwujudkan dalam tiga bentuk: esai, prosa, pu…
Di kota Aleppo, dari balkon apartemen mereka yang berseberangan, Noha dan Shirine saling memandang dan mencoba mereka-reka kehidupan satu sama lain, sambil tenggelam dalam kenangan dan kesedihan masing-masing. Kedua perempuan ini, dalam perangnya sendiri-sendiri, pernah percaya pada kebebasan dan janji pembebasan. Mereka kelak bertemu dalam hubungan unik yang ditautkan oleh solidaritas dan hara…
Sang Jenderal diktator tua itu sepak terjangnya sungguh rendah, lahir dari seorang wanita kampungan penjual burung-burung tipuan, tanpa ayah, tanpa harkat, namun mempunyai bakat luar biasa untuk berkomando; dengan cacat tubuh berupa kaki gajah dan bola kemaluan sebesar ginjal sapinamun dengan naluri politikus rendah yang tak pernah meleset maupun meleset perhitungannya; yang selalu berhasil men…
Peraih Prix du livre insulaire 2016 dan Prix Ivoire 2017 Tradisi orang Baar di padang sabana Madagaskar menyatakan tegas: seorang pemuda baru bisa meminang gadis idamannya bila berhasil membawakan sapi zebu curian dari kawanan lain untuk calon ayah mertuanya. Bagi masyarakat tradisional penggembala zebu itu, memang tak ada yang lebih berarti di dunia ini selain memiliki kawanan ternak dan me…
Buku kritis ini meneliti dan mengembangkan persoalan-persoalan fragmentasi sosial-politik-kultural yang merunyaki kehidupan masyarakat Papua kontemporer. Dielaborasi dengan perspektif emansipatoris dan transformatif, buku ini mendudukkan orang-orang Papua sebagai bagian dari perubahan besar yang terjadi di tanahnya sendiri, buka sekadar penontonsebagaimana yang kerap kita saksikan selama ini …
Peraih American Ethnological Society Senior Book Prize 2016 dan George T. McKahin Prize 2016 Bersumber dari pengalaman dua puluh tahun melakukan riset etnografis di Sulawesi, Tania Murray Li menyuguhkan gambaran intim mengenai kemunculan hubungan-hubungan kapitalis di antara penduduk adat di perbukitan yang memprivatisasi lahan bersama mereka demi menanam primadona tanaman komoditas: kakao. …
Hantu Ulang-alik, kumpulan cerpen terbaru karya Ratri Ninditya, bukan tentang hantu dalam arti harfiah—melainkan tentang gentayangan emosional yang berulang, diam-diam menyelinap di antara rutinitas, trauma, dan absurditas hidup.
Once Upon A Miao is a journey through childhood, friendships and all the little moments that make a place feel like home. From mischievous adventures to nostalgic 90s memories, this book captures the essence of growing up in a town filled with laughter, snacks and a bit of chaos. A heartwarming read for anyone who has ever looked back and smiled at the past.
Bakti untuk Katalonia adalah salah satu karya novel biografis Orwell yang penting, karena mempengaruhi pandangan-pandangan politiknya setelah periode perang sipil di Spanyol. Bisa juga dikatakan, genre ini sebagai sebuah jurnalisme naratif, di mana fakta-fakta disajikan dalam bentuk cerita. Untuk sekarang ini, dapat juga dikatakan sebagai dokumen sejarah yang penting di mana Orwell sendiri adal…
Korok hidup di desa kecil suku Gondi di negara bagian Odisha, India. Bocah putus sekolah yang masih berusia belasan ini sehari-hari bekerja sebagai tukang kebun yang terampil. Sedangkan Anchita, putri seorang pejabat pindahan, menempati rumah tempat kebun yang dirawat Korok berada. Suatu hari mereka berdua mendengar rencana perusahaan dan pemerintah untuk menambang bukit yang disakralkan ole…