Emperor Haile Selassie was an iconic figure of the twentieth century, a progressive monarch who ruled Ethiopia from 1916 to 1974. This book, written by a former state official who served in a number of important positions in Selassie’s government, tells both the story of the emperor’s life and the story of modern Ethiopia. After a struggle for the throne in 1916, the young Selassie emerged …
Thomas Sankara, often called the African Che Guevara, was president of Burkina Faso, one of the poorest countries in Africa, until his assassination during the military coup that brought down his government. Although his tenure in office was relatively short, Sankara left an indelible mark on his country’s history and development. An avowed Marxist, he outspokenly asserted his country’s ind…
Patrice Lumumba was a leader of the independence struggle in what is today the Democratic Republic of the Congo, as well as the country’s first democratically elected prime minister. After a meteoric rise in the colonial civil service and the African political elite, he became a major figure in the decolonisation movement of the 1950s. Lumumba’s short tenure as prime minister (1960-1) was m…
Selama ini, terutama dalam menuliskan sejarah tentang suatu kebudayaan, kalangan sejarawan sekadar menuliskan suatu entitas yang bukan bagian dari sejarah dirinya—atau mengutip dalam buku ini, tidak berada di posisi emik. Berbeda dari hal tersebut, buku Demadurologi yang ditulis Syaiful Anam ini adalah usaha untuk menggambarkan Madura tidak dari sebuah jarak, melainkan sebuah usaha untuk meli…
Dalam Perjuangan politik, persoalan bentuk institusi dan organisasi muncul sebagai pilihan strategis dan taktis, tepat setelah visi praktis dirumuskan-- dan bukan sebelumnya. Hari ini seolah politik ada di monopoli negara, partai, serikat, dan apapun yang terorganisasi secara legal-formal. atau setidaknya di jalur legal-normatif (ber-AD/ART; punya peraturan organisasi, dst). Fiksasi ini bagi sa…
Armed separatist insurgencies have created a real dilemma for many national governments of how much freedom to grant aggrieved minorities without releasing territorial sovereignty over the nation state. This book examines different approaches that have been taken by seven states in South and Southeast Asia to try and resolve this dilemma through various offers of autonomy. Providing new insight…
In a rapidly changing post-Cost War world, where many age-old conflicts and injustices are at last being put to rights, East Timor stands out as a still unresolved tragedy. In the past twenty years (1975–95), this former Portuguese colony has been under Indonesian military occupation, an occupation responsible for the death of over 200,000 of its inhabitants (a third of its pre-1975 populatio…
Dengan perangkat konseptual tentang formasi sosial dan cara berproduksi, Kuntowijoyo menganalisis struktur masyarakat tradisional Madura dan perkembangannya dalam kurun waktu 1850 sampai dengan 1940. Sebagai satuan ekohistorikal, keunikan Madura adalah bentukan ekologi tegal yang khas, yang berbeda dari, misalnya, ekologi sawah di Jawa. Tipe ekologi tegal itu membentuk pola permukiman yang terp…
The Memory of Trade is an ethnographic study of the people of Aru, an archipelago in eastern Indonesia. Central to Patricia Spyer’s study is the fraught identification of Aruese people with two imaginary elsewheres—the ‘Aru’ and the ‘Malay’—and the fissured construction of community that has ensued from centuries of active international trade and more recent encroachments of moder…
paan is an annual, bilingual independent journal dedicated to Asian cultural issues, features original writings of any kind and works on paper around a specific subject matter in each issue. Standing firmly from the Inter-Asia perspective, a group of writers and artists unite to strive to remove the thrombus from colonial history, the Cold War through direct interaction with each other within A…
Pos-Islamisme adalah sebuah orde atas keputusasaan muslim Timur Tengah terhadap slogan "Revolusi Islam". Dapat dikatakan bahwa Pos-Islamisme adalah juga sebuah "Manifesto Politik" untuk mengubah wajah islam, selaras dengan etos demokrasi
Buku ini membahas penyakit kelamin tidak dimaksudkan untuk meneliti penyakit kelamin sebagai penyakit, pun bukan untuk menuliskan sejarah penyakit kelamin, tapi lebih untuk menggambarkan sejarah tentang wacana penyakik kelamin. Dengan kata lain, persoalan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana penyakit kelamin dipersepsi pada masa lalu. Melalui pembacaan laporan pemerintah kolonial, peneli…
Buku ini secara terperinci membahas tentang keberadaan "urang Banjar" dan kebudayaannya. menguraikan yarakat keragaman budaya Banjar, sejarah masyarakat Banjar, termasuk pengaruh-pengaruh dari kebudayaan Melayu, Dayak dan Jawa bernuansa Islam terhadap kebudayaan Banjar
Buku ini merekam kehidupan nyata harian rakyat Papua di berbagai tempat di Tanah Papua selama tahun 2008. Isinya mencakup dimensi hak-hak sipil dan politik serta hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya seperti dirumuskan dalam dua konvenan PBB tentang daftar hak-hak tersebut.
Salah satu faktor pemicu munculnya berbagai persoalan di Papua adalah adanya kenyataan bahwa orang Papua hidup dengan nasionalisme ganda dalam jiwa mereka. Sampai masa Perang Dunia II (Perang Pasifik), sudah belasan tahun rakyat Papua hidup dalam dogma “nasionalisme Papua” yang ditanamkan Belanda. Dogma ini menebar impian bahwa orang Papua kelak akan hidup berdaulat atas bumi mereka sendiri…
Buku ini memaparkan fakta-fakta sejarah yang menjadi motivasi Belanda untuk menguasai dan melakukan pemekaran di Nederlands Nieuw Guinea (Papua) dari 1898 hingga 1962. Berbagai upaya pemekaran di NNG dilakukan Belanda dengan mempertimbangkan aspek sosial, budaya, keamanan, ekonomi dan sumber daya manusia secara menyeluruh. Kajian ini masih relevan untuk melihat kebijakan pemekaran wilayah di Pa…
The sources of the Papua conflict are grouped into four sets of issues. First is the issue of the marginalization of indigenous Papuans, and the discriminatory impacts on them resulting from the economic development of, political conflicts in, and mass migrations to Papua since 1970. Second is the issue of the failure of development, particularly in the fields of education, health, and economic…
"Indonesia is one of the few countries that came through the global economic crisis in 2008-09 with positive economic growth. Despite some recorded positive domestic economic performances, Indonesia faces new challenges as its economy keeps growing and the global economy remains uncertain. A new economic development paradigm is needed to overcome old problems (poverty and unemployment, inadequa…
Dengan mengikuti uraian sejarah yang dikisahkan dalam buku ini kita bisa mengetahui perihal keterlibatan orang Portugis dan Spanyol dalam sejarah Maluku Utara. Buku ajar sejarah tidak banyak memberi keterangan mengenai kegiatan Portugis dan Spanyol. Bahan-bahan yang relevan yang dihimpun penulisnya dari pelbagai perpustakaan di Jakarta selama waktu yang cukup lama memungkinkan kita dapat me…
DOKUMENTASI mengenai sejarah Timor Timur sudah banyak beredar, namun buku ini memaparkan sejarah Timor Leste dengan lebih lengkap. Dalam buku ini dibahas sejarah Timor berdasarkan sumber-sumber dan arsip-arsip berbahasa Eropa yang berhasil menyatukan beberapa pandangan mengenai Funu bangsa Timor, sebuah ciri ritual peperangan dan pengusiran orang asing khas bangsa Timor. Sejarah ternyata menunj…
Buku ini terdiri dari dua jilid. Jilid pertama mengulas dari sisi kebudayaan di Maluku Tengah, jilid kedua berisi tentang sejarah Maluku, khususnya Maluku Tengah. Jilid pertama Tulisan-tulisan Bartels memberi perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagamaan masyarakat. Dia menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem keari…
Buku ini terdiri dari dua jilid. Jilid pertama mengulas dari sisi kebudayaan di Maluku Tengah, jilid kedua berisi tentang sejarah Maluku, khususnya Maluku Tengah. Jilid pertama Tulisan-tulisan Bartels memberi perspektif yang utuh untuk memahami sistem dan nilai-nilai adat di Maluku dalam relasinya dengan dinamika keberagamaan masyarakat. Dia menuntun kita untuk meyakini bahwa sistem kea…
In 1616, an English adventurer, Nathaniel Courthope, stepped ashore on a remote island in the East Indies on a secret mission - to persuade the islanders of Run to grant a monopoly to England over their nutmeg, a fabulously valuable spice in Europe. This infuriated the Dutch, who were determined to control the world's nutmeg supply. For five years Courthope and his band of thirty men were besie…
Buku ini selain menyuguhkan sejarah masyarakat Tionghoa Makassar yang selama ini baru sedikit mendapat perhatian dalam studi sejarah, juga merupakan studi pertama yang menyusun sejarah Tionghoa di Makassar secara global dari abad ke-17 hingga ke-20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Tionghoa di Makassar ternyata meninggalkan kekayaan jejak sejarah yang tersebar luas mulai dari kolek…
Buku ini adalah liputan aneka warna 500 tahun wilayah Indonesia Timur yang unik dan kaya secara ilmiah namun jelas-jelas terasing. Memuat catatan 28 orang dengan beragam latarbelakang dan dari berbagai belahan dunia yang tertarik, jatuh cinta hingga tersasar ke sana sejak abad ke-16 sampai ke-21. Nama-nama seperti Pulau Komodo, Raja Ampat, Lombok, Seram, Banda, Flores atau Laut Sawu, Arafuru…
BUKU INI menyajikan catatan sejarah Maluku Utara selama 7 abad (1250-1950) yang lengkap dan menyeluruh. Di dalamnya diceritakan sepak terjang kerajaan-kerajaan Maluku Utara menghadapi Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda; persaingan Ternate dan Tidore memperebutkan pengaruh di Indonesia Timur dari Sulawesi sampai Papua; sampai peran Maluku Utara dalam Perang Dunia II dan masa-masa awal Repub…
Buku ini buku pertama yang merekam denyut manusia-manusia yang menghidupkan pasar terpenting di Sulawesi Selatan
Buku ini mengupas sejarah Kerajaan Mori, salah satu kerajaan di Indonesia yang berkembang sekitar abad ke-16. Wilayah kerajaan ini sekarang menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.
Mengenal Sejarah Sulawesi Selatan* Warisan Arung Palakka; Sejarah Sulawesi Selatan Abad ke-17 merupakan alternatif bacaan tentang sejarah daerah-daerah di Indonesia, yang kini sebagian masih bebenah diri. Karya penulis asal Selandia Baru, Leonard Y Andaya ini bukanlah tentang dongeng sebuah negeri. Lebih dari itu, banyak isu kontroversial yang jawabannya berusaha dipaparkan dalam buku ini…
Beragam citra dan stereotip yang tersebar luas ditujukan untuk orang Bugis, Makassar, juga sukunya lain di Sulawesi Selatan. Banyak di antaranya yang berlawanan satu sama lain. Penduduk Sulawesi Selatan dilukiskan sebagai pelaut yang berani, perantau yang lihai, bangsawan feodal dan pengikutnya, penganut paham kebebasan demokratis yang hanya mengakui pemerintahan yang dibentuk berdasarkan kontr…
Kebangkitan Masyarakat Adat Tidak banyak buku yang bercerita tentang perjuangan masyarakat yang berfokus pada perspektifmasyarakat itu sendiri. Tulisan Claudia D’Andrea adalah salah satu dari sedikit buku yang mencoba memahami bagaimana masyarakat menyikapi gerakannya. Dalam buku ini, Claudia membantu pembaca untuk memahami kompleksitas gerakan masyarakat dalam mempertahankan tanahnya. Di…
In 1940, a Dutch colonial officer named Louis Fontijne (1902-1968) was commissioned to conduct an investigation of indigenous land tenure and leadership in the Residency of Timor and Dependencies. Dealing specifically with Kelimado, a region included in the Nage district of central Flores, its main product was a remarkable study of society and culture and the effects of over three decades of Du…
Buku setebal 414 halaman ini buah dari usaha mengumpulkan dan memilih 71 tulisan dari 43 jurnalis warga yang pernah terbit selama 2012 sampai 2014. Jumlah tulisan itu merupakan hasil pemilahan pengelola situs setelah memeriksa dan membaca ulang sekurangnya 250 catatan dan berita dari warga berkaitan perkembangan kota di sekitar mereka.
Suku Bajo pernah menguasai perairan Nusantara di masa silam. Hampir seluruh pulau berpenduduk di Nusantara pernah mereka rambah. Tak heran mereka dianggap sebagai jembatan penghubung pulau-pulau Nusantara dan cermin keunggulan bahari. Ketika menguasai Nusantara, penjajah menghalau Suku Bajo dari berbagai tempat. Kini suku terkemuka ini tinggal tersudut di salah satu kawasan di Sulawe…