Dr. I Gde Parimartha, M.A., lahir di Karangasem-Bali 31 Desember 1943. Mendapat pendidikan S1 di Universitas Gajah Mada, S2 di Universitas Indonesia, S3 di Vrije Universiteit-Amsterdam 1990-1995. Sekarang menjadi dosen di Fakultas Sastra, Universitas Udayana. Tulisannya yang lain: Prof. Dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah: Sebuah Biografi Pendidikan (Denpasar, Upada Sastra, 1998). Dalam tulisan…
Buku ini ialah untuk mengemukakan dengan ringkas Sejarah Rakyat Malaysia (dulu Malaya). Pendekatannya berbeza dengan yang biasa terdapat dalam buku-buku yang boleh dikatakan sebagai Sejarah Rasmi. Sifatnya lebih popular dan tidak akademik, supaya mudah dibaca oleh khalayak ramai, tidak kira muda ataupun tua. Bidang sejarah rakyat Malaysia sangat luas dan tidak mungkin ditangani secara melipu…
Konflik Aceh saat ini tidaklah ahistoris. Artinya, kemunculannya bisa ditelisik dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi di provinsi yang sekarang bernama Nanggroe Aceh Darussalam ini. Pembeda peristiwa konfliknya hanyalah waktu dan pelaku. Substansi konfliknya tidak jauh dari kepentingan politik dan ekonomi. Buku �Asal Mula Konflik Aceh: Dari Perebutan Pantai Timur Sumatera hingga Akhir K…
Alfred Russel Wallace adalah nama besar dalam jagat ilmu pengetahuan dunia. Tetapi melalui bukti-bukti, peninggalan Wallace dapat dengan nyata teraba dan dengan mudah teridentifikasi bahwa dia adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia. Sayangnya, Wallace dan karya besarnya The Malay Archipelago di Indonesia masih terlupakan. Di Ternate—tempat ia lama bekerja dan tempat sesungguhnya teori ak…
Dalam zaman kolonial jarang sekali tersedia kumpulan statistik yang mencerminkan kemajuan masyarakat Indonesia di bidang sosial. Hanya ada sedikit statistik yang memberi informasi mengenai kehidupan dan tingkat kesejahtraan rakyat peribumi. Demikian pula hampir tidak ada data statistik yang menggambarkan hubungan timbal balik antara perubahan jumlah dan komposisi penduduk dengan perubahan laju …
Tumbuh di lingkungan keluarga yang sering memutar lagu-lagu pop membuat Jan Djuhana memiliki kepekaan dalam menemukan bintang-bintang di jagat musik pop Indonesia. Melalui telinganya, kita kemudian mengenal lagu-lagu dari KLa Project, Dewa 19, Sheila on 7, Padi, /rif, Glenn Fredly, Changcuters, Superman Is Dead, Burgerkill, dan deretan artis lain. Telinga Jan Djuhana sangat peka “mengendus…
The first railway line in Malaya was built in 1869 by the ambitious Maharaja Abu Bakar of Johor. Two decades later, the British built an extensive network to facilitate the transport of tin, and later rubber, to the ports. This network remains in use today as a passenger line, stitching together three corners of the peninsula. For more than a century, the railways have remained a mainstay in th…
Makna dan fungsi seks bagi masyarakat Jawa dianggap ssuatu esensi yang sesungguhnya adalah sarana reproduksi untuk mendapatkan keturunan pada ruang domestik yang bersifat sakral. Selain tujuan esensial itu, seks sekaligus dinikmati dan diritualisasi sebagai sarana penikmatan hidup, menyimpan tujuan-tujuan yang bersifat hedonistik serta dapat juga melahirkan gejala anormatif. Maka tidak menghera…
Pada tahun 1963, ratusan pemuda Tionghoa di Kalimantan dan Serawak, sudah membentuk Paraku (Pasukan Rakyat Kalimantan Utara) dan PGRS (Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak). Sedang pemerintah RI ketika itu, sehubungan dengan politik “Konfrontasi Ganyang Malaysia”, memberi bantuan pendidikan militer bagi Paraku‐PGRS. Namun setelah G30S, rezim orde baru justru mengambil sikap menumpas Paraku/PGRS…
Ketika kabar perkawinan CIA dengan agen-agen budaya semasa Perang Dingin terbongkar, perdebatan tanpa ujung bergulir. Terbongkarnya agenda terselubung Amerika Serikat dalam tarung budaya Perang Dingin menodai sejumlah nama penulis besar, tapi sebagian yang lain membelanya. Finks mengisahkan keduanya, tentang bagaimana imbas politik global mengaburkan garis antara propaganda dan sastra, semasa p…
The most complete book about Jakarta's history and all its historical buildings that are still visible in this fast changing city. The enlarged and revised 6th English edition with many illustrations and maps is a must for all who want to know Jakarta's past and understand its present.
Aceh melekat dalam ingatan kita saat ini karena dua bencana dahsyat – gempa dan tsunami terburuk sepanjang catatan sejarah modern pada Desember 2004, dan gerakan separatis yang terus menggerogoti Indonesia sepanjang sejarah sejak merdeka. Meskipun muncul dari proses pemulihan dua trauma tersebut, buku ini mengacu pada sisi Aceh yang lebih positif namun terabaikan dari perhatian kita, yak…
Pada 1965, pemerintah AS membantu penumpasan angota partai komunis maupun orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia dengan korban kurang lebih satu juta nyawa penduduk sipil tak bersenjata. Inilah salah satu titik balik terpenting bagi dunia kapitalis Barat abad ke-20, menghabisi partai komunis terbesar di dunia di luar Uni Soviet dan Tiongkok. Intervensi rahasia CIA ini bisa dibilang begit…
The Dutch Atlantic interrogates the Dutch involvement in Atlantic slavery and assesses the historical consequences of this for contemporary European society. Kwame Nimako and Glenn Willemsen show how the slave trade and slavery intertwined economic, social and cultural elements, including nation-state formation in the Netherlands and across Europe. They explore the mobilisation of European popu…
Buku sejarah Asia Tenggara yang baru dan komprehensif yang mencakup periode panjang sejak zaman prasejarah sampai tahun 2000-an. Sejarawan Marle Ricklefs telah membawa bersamanya lima sejarawan yang menjadi rekan kerjanya di National University of Singapore yang kepakarannya mencakup seluruh wilayah Asia Tenggara dan meliputi sejarah politik, sosial, ekonomi, agama dan budaya. Dibuka dengan …
Buku ini ditulis untuk menunjukkan sisi gelap kolonialisme. Piet Hagen siap dengan sumber yang kaya sehingga mampu mendeskripsikan dalam periode panjang buasnya kolonialisme Eropa, terutama Belanda, menindas dengan kekerasan dan persenjataan modern melalui setidaknya 500 peperangan. Hasilnya Belanda menjadi kaya raya, mencapai abad emasnya pada 1600–1700. Sukses melakukan industrialisasi jadi…
Menggambarkan suasana kota Malang dalam masa tiga kekuasaan yang berbeda: sejak pertengahan tahun 1941 (akhir masa kolonial Hindia Belanda), masa pendudukan Jepang, hingga pertengahan tahun 1947 di bawah pemerintahan Republik Indonesia. Cetakan pertama buku ini ditulis pada November 1947 (tanpa penerbit). Pada tahun 2004 buku ini dimunculkan lagi oleh penerbit Elkasa Jakarta tanpa perubahan …
Kekerasan antikomunis yang melanda Indonesia pada 1965-66 menyebabkan angka kematian yang sangat tinggi khususnya di daerah Jawa Timur. Hal tersebut juga mengubah kehidupan ratusan ribu penyintas yang selama beberapa dekade harus menghadapi persekusi, pemenjaraan, dan kekerasan. Dalam buku ini, Vannessa Hearman mengkaji kerugian korban jiwa dan dampak sosial dari kekerasan antikomunis dari berb…
Setelah dua dekade reformasi, Indonesia telah mengalami demokratisasi secara mengagumkan, khususnya ketika torehan-torehan demokrasinya ditempatkan dalam perspektif komparatif. Namun, ketika kita menilik lebih dekat secara analitis untuk menyigi rezim politik Indonesia, ekonomi-politiknya, serta bagaimana mobilisasi berbasis identitas telah menyeruak, maka akan tampak jelas bahwa Indonesia pasc…
Tersaji di dalam buku ini sekitar 200 foto karya Mitu M. Prie tentang Papua. Ini Tong Pu Hidup semacam catatan harian yang intim sang fotografer selama bergaul dengan masyarakat Papua. Mitu mengajak kita untuk mengenal, mencintai, dan mendukung kehidupan di Tanah Papua. “Buku foto Mitu ini adalah suara yang menggema dari bukit-bukit, dari gunung-gunung, dari fauna-fauna, dari pasar-pasar,…
Dorongan untuk melakukan ekspansi ke luar wilayah Eropa telah lama dipandang membawa peradaban ke tempat yang kurang beradab. Doktrin superioritas kulit putih versus inferioritas pribumi berbarengan dengan eksploitasi yang melampaui batas terhadap tenaga kerja lokal. Di bawah pemerintahan kolonial, ideologi yang dikenal sebagai neoliberalisme mendapat kebebasan untuk menjadikan buruh tunduk pad…
Presiden Pertama RI Sukarno dan Perdana Menteri Uni Soviet Nikita Khrushchev itu bersahabat erat, cenderung intim. Kendati demikian, mereka tidak pernah saling memengaruhi secara ideologi. Mereka kukuh pada pandangan politik masing-masing: Sukarno teguh pada sosialisme khas Indonesia yang berketuhanan, Khrushchev kukuh dengan sosialisme-komunis-ateisnya. Maka, kalau masih ada yang berpikiran ji…
Dengan diterbitkannya versi Indonesia dari disertasinya tahun 2009, Van koelies, klontongs en kapiteins; het beeld van de Chinezen in Indisch-Nederlands literair proza 1880–1950, akhirnya Dr. Widjajanti Wediarini Dharmowijono mencapai pembaca yang dituju: saudara-saudaranya masyarakat Indonesia. Prof. Em. Bert Paasman Ia mencakup bukan hanya bahan-bahan yang terekam di dokumen kekuasaan…
Sebagai bagian dari penghadiran sosok Ratna sekaligus intervensi feminis atas kajian sejarah film Indonesia, Kelas Liarsip menuliskan proses kerja dari perspektif masing-masing pelaku dalam bunga rampai Ratna Asmara: Perempuan di Dua Sisi Kamera. Buku ini tidak hanya memuat aspek biografis dan filmografi Ratna, tetapi juga langkah-langkah pemulihan karyanya. Pengalaman kami berkenalan dan menel…
Buku ini berusaha untuk menelusuri sejarah komoditi Kopi Mandailing yang ditanam di wilayah Tapanuli. Wilayah Tapanuli yang dimaksud di sini adalah tempat berdiam penduduk beretnik Mandailing dan Angkola. Kopi Mandailing adalah suatu brand atau merk dagang yang dipakai untuk kopi yang berasal dari daerah Mandailing. Namun, sejak masa lalu banyak daerah-daerah lain di Tapanuli yang memakai merk …
Perampasan pala oleh orang Belanda memiliki sejarah berdarah yang terkait kuat dengan tindakan kekerasan Jan Pieterszoon Coen. Buku ini akan memberikan wawasan tentang bagaimana Coen berhasil mengamankan monopoli perdagangan pala atas nama VOC dengan membunuh sebagian penduduk asli Banda pada tahun 1621, lalu mengusir dan memperbudak sisanya. Kini di tempat kelahirannya, Hoorn, Coen masih dipuj…
Koloni-koloni Arab di kota-kota pesisir Jawa dan wilayah Indonesia lainnya terbentuk pada awal abad ke-19. Hanya saja jumlahnya tidak terdata dengan pasti. Sejak tahun 1869, pelayaran dengan kapal uap dari Eropa ke Hindia Timur Jauh melalui Arab dan India berkembang dengan pesat. Sejumlah orang Arab pada masa awal adalah para pedagang dan pemimpin agama. Makin lama jumlahnya semakin tinggi.. .…
Southeast Asia: An introductory history was first published in 1979 and immediately filled a need for travellers and students interested in one of the most dynamic and diverse regions of the world. Now in its fourteenth edition, it remains the classic overview for newcomers and locals alike. Dr Milton Osborne has been a resident and fascinated observer of Southeast Asia for decades, and he b…
Salah satu bentuk penggalian sejarah lokal adalah penelitian dan penulisan sejarah lokal. Melalui penulisan sejarah, peristiwa-peristiwa lokal yang pernah terjadi pada sebuah daerah dapat didokumentasi clan dipublikasikan, sehingga dapat diketahui masyarakat luas, yang apada akhirnya dapat meningkatkan kesadaran sejarah, khususnya pada masyarakat lokal tersebut. Sehubungan dengan itu, Direktora…
"A Short History of the World" by H. G. Wells is a historical account written in the early 20th century. This work explores the vast expanse of the Earth's history, delving into the origins of life, the development of civilizations, and the significant events that have shaped human existence. Its ambitious scope aims to provide readers with a comprehensive and accessible overview of humanity's …
The South East Asia Treaty Organization (SEATO) was the focal point of Western military efforts to deter, and if need be defeat, communist aggression in Southeast Asia between 1955 and 1965. In this mission it was, on its own terms entirely successful; and none of the SEATO regional members (Pakistan, Thailand or the Philippines) succumbed to communist rule, then or later. Most Southeast Asi…
Georgius Everhardus Rumphius menghabiskan lebih dari setengah abad mencintai alam Nusantara. Ia meninggalkan keluarga, kampunghalamannya Jerman, dan Benua Eropa sehari setelah Natal pada1652. Ia tak pernah melihat lagi benua tersebut, negeri asalnya,ataupun kerabatnya. Tak disangka, hijrahnya ke benua maritim ini justru terasa bagai pulang ke rumah. Dijumpainya kemegahan dankeajaiban alam, mula…
Buku ini adalah sebuah buku sumber informasi tentang masyarakat yang disusun untuk masyarakat Ujir dan keturunannya. Sejak dahulu kala Ujir adalah kampung perdagangan yang utama di Kepulauan Aru. Sejak kedatangan pertama Belanda di Aru pada abad ke-17, masyarakat Ujir dan kampungnya tercantum sangat menonjol dalam dokumentasi sejarah tentang Aru, tetapi hanya sedikit, bahkan bisa dikatakan nyar…
Kartini, adalah tokoh sejarah yang namanya akan tetap dikenang, tidak saja oleh kaum wanita Indonesia melainkan juga oleh seluruh bangsa Indonesia sebagai seorang Srikandi yang telah berusaha dan berjuang dengan caranya sendiri untuk membeaskan kaum dan bangsanya dari belenggu adat dan kolonial.
Buku ini mengkaji dua daerah semi-otonomi di Indonesia mas kolonial, Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta, pada pertengahan abad XIX, yakni periode ketika ekaploitasi kolonial menampakkan bentuknya yang paling eksplisit. Secara terperinci, Houben menguraikan ekspansi, ekaploitasi, dan intervensi pemerintah kolonial Belanda terhadap kedua wilayah tersebut, dan jiga realsi keduanya terha…
Meskipun etnis Tionghoa adalah minoritas kecil di koloni Eropa yang paling terbelakang, mereka punya peran penting dalam perkembangan Timor Portugis dan pembentukan Timor-Leste modern. Berbeda dari persepsi umum yang menggambarkan mereka sebagai pedagang komprador yang hanya mencari untung atau sebagai korban malang dari kekerasan massal yang kerap berulang secara tragis, buku ini menjabarkan a…
Buku ini berjudul Sudjojono dan Aku. Jadi ceritanya sebagian tentang Sudjojono. Umum kenal Sudjojono hanya sebagai pelukis terkemuka, yang telah ikut mendirikan Persagi (Persatuan Ahli Gambar Indonesia) pada 1937, dan Seniman Indonesia Muda pada 1946. Diketahui pula, ia telah memberi bimbingan kepada calon-calon pelukis yang kelak menjadi pelukis-pelukis yang besar. Namun sosok Sudjojono yang l…
"Yasmin How You Know?" is a collection of stories, wise words and ridiculous wit that Yasmin Ahmad, the storyteller, passed on to friends and family. And you can help us share this legacy of hers with all. Pick a quote from the book and send us your artistic representation of it. Chosen pieces will be featured on this site and may even make it to the next run of our book.
The book discusses education in Timor-Leste during and after the liberation struggle, with a particular focus on the literacy campaign of 1974–1975 and popular education. Central in the discourses herein are literacy and literacy campaigns, the historical moment, FRETILIN's (Frente Revolucionária de Timor-Leste Independente or The Revolutionary Front for an Independent East Timor) role in ed…
Emperor Haile Selassie was an iconic figure of the twentieth century, a progressive monarch who ruled Ethiopia from 1916 to 1974. This book, written by a former state official who served in a number of important positions in Selassie’s government, tells both the story of the emperor’s life and the story of modern Ethiopia. After a struggle for the throne in 1916, the young Selassie emerged …
Thomas Sankara, often called the African Che Guevara, was president of Burkina Faso, one of the poorest countries in Africa, until his assassination during the military coup that brought down his government. Although his tenure in office was relatively short, Sankara left an indelible mark on his country’s history and development. An avowed Marxist, he outspokenly asserted his country’s ind…
Patrice Lumumba was a leader of the independence struggle in what is today the Democratic Republic of the Congo, as well as the country’s first democratically elected prime minister. After a meteoric rise in the colonial civil service and the African political elite, he became a major figure in the decolonisation movement of the 1950s. Lumumba’s short tenure as prime minister (1960-1) was m…
Selama ini, terutama dalam menuliskan sejarah tentang suatu kebudayaan, kalangan sejarawan sekadar menuliskan suatu entitas yang bukan bagian dari sejarah dirinya—atau mengutip dalam buku ini, tidak berada di posisi emik. Berbeda dari hal tersebut, buku Demadurologi yang ditulis Syaiful Anam ini adalah usaha untuk menggambarkan Madura tidak dari sebuah jarak, melainkan sebuah usaha untuk meli…
In a rapidly changing post-Cost War world, where many age-old conflicts and injustices are at last being put to rights, East Timor stands out as a still unresolved tragedy. In the past twenty years (1975–95), this former Portuguese colony has been under Indonesian military occupation, an occupation responsible for the death of over 200,000 of its inhabitants (a third of its pre-1975 populatio…
Dengan perangkat konseptual tentang formasi sosial dan cara berproduksi, Kuntowijoyo menganalisis struktur masyarakat tradisional Madura dan perkembangannya dalam kurun waktu 1850 sampai dengan 1940. Sebagai satuan ekohistorikal, keunikan Madura adalah bentukan ekologi tegal yang khas, yang berbeda dari, misalnya, ekologi sawah di Jawa. Tipe ekologi tegal itu membentuk pola permukiman yang terp…
The Memory of Trade is an ethnographic study of the people of Aru, an archipelago in eastern Indonesia. Central to Patricia Spyer’s study is the fraught identification of Aruese people with two imaginary elsewheres—the ‘Aru’ and the ‘Malay’—and the fissured construction of community that has ensued from centuries of active international trade and more recent encroachments of moder…