C2O library & collabtive

Online catalog

  • C2O
  • Informasi
  • Berita
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Ulid : Sebuah Novel
Penanda Bagikan

Book - Softcover

Ulid : Sebuah Novel

Mahfud Ikhwan - Nama Orang;

Ulid – Berlatar belakang sebuah desa di Jawa Timur, pembaca disuguhkan pada realita yang dihadapi masyarakat desa. Bukan hanya minim perhatian pemerintah namun mereka juga kalah oleh pasar, kalah oleh pemodal. Bahkan kini, para petani dari beberapa wilayah terancam pekerjaannya. Tidak saja karena pasar, namun juga alih guna lahan yang direncanakan pemerintah. Juga karena anak muda lebih tertarik bekerja di kota daripada menjadi petani di sawah mereka.

Ulid adalah nama tokoh utama dalam buku ini. Melalui Ulid, pembaca mengenal Lerok, sebuah desa di Jawa Timur yang mengalami perubahan. Lerok adalah desa yang terisolir baik oleh kendaraan maupun pasokan listrik. Hal ini dikarenakan letak Lerok yang berbatasan langsung dengan bukit, sehingga sulit untuk dilalui kendaraan. Kecelakaan yang dialami oleh kusir dokar menjadikan Lerok semakin terisolir.

Kehidupan Lerok adalah cermin pedesaan, kehidupan para petani yang bergantung hasil panen. Pembakar gamping yang memiliki risiko tinggi karena harus pandai menyimpan kayu agar tidak tertangkap petugas Perhutani. Serta pendidikan yang masih asing.

Lerok adalah desa yang memproduksi bengkoang. Bengkoang lerok merupakan bengkoang yang manis begitu Ulid selalu membanggakan bengkoangnya. Namun, masyarakat hanya menjadi petani bengkuang saja. Sehingga ketika harga bengkuang turun masyarakat tidak dapat berbuat banyak. Pembakar gamping pun tidak dapat menjamin kehidupan mereka. Adanya pabrik semen menjadikan harga gamping Lerok anjlok.

Lalu apa yang terjadi? Merasa tidak dapat berkembang di desa Lerok beberapa orang memutuskan untuk menjadi TKI. Awalnya beberapa dan kemudian menjadi sebagian dari penduduk Lerok.

Yang terakhir disebut merupakan awal perubahan wajah Lerok. Lerok yang mengandalkan genset untuk asupan listrik berubah dengan tiang beton listrik. Masjid yang awalnya ramai dari sore hingga malam hari bahkan menjadi tempat tidur untuk remaja tanggung menjadi sepi. Sawah dan ladang yang menjadi tempat pencaharian kemudian sepi dan tak terurus. Jubung –tempat pembuatan gamping- pun perlahan namun pasti, rubuh.


Ketersediaan
#
C2O library & collabtive (Fiction) F IKH Uli
8204
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
F IKH Uli
Penerbit
Yogyakarta : Pustaka Ifada., 2016
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesian
ISBN/ISSN
9786027225022
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

C2O library & collabtive
  • Informasi
  • C2O main areas
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan & ruang kerjasama komunitas, dengan prinsip tanggungjawab, swakelola, dan perawatan kolektif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?